Acara tahunan yang terus diselenggarakan bertepatan dengan momentum ramadhan ini adalah buah dari upaya sang pendiri RSU Wajak Husada dalam memberikan dedikasi dan kontribusinya sebagai putra daerah untuk turut serta mewujudkan generasi berkarakter dan berkualitas.
Festival ramadhan yang dikemas dengan lomba tilawah quran dan pildacil ini resmi dibuka oleh founder RSU Wajak Husada H. Puguh Wiji Pamungkas di Puguh Foundation Hall dihadiri oleh Kasi BIMAS Kemenag Kabupaten Malang H. Ahmad Fanani, kepala PGRI Kecamatan Wajak, dewan juri dan ratusan peserta serta ustadz dan ustadzah pendamping para santri.
Dalam sambutannya H. Puguh Wiji Pamungkas menyebutkan bahwa gagasannya ini memang unik, lumrahnya yang menyelenggrakan lomba tilawah quran dan pildacil ini adalah pondok pesantren, sekolah islam, atau madrasah-madrasah, namun melalui RSU Wajak Husada event festival ramadhan ini secara konsisten bisa diselenggarakan.
“Saya memiliki tanggungjawab moril untuk turut serta berkontribusi dalam melahirkan generasi anak bangsa yang memiliki kekuatan karakter.
Dengan festival ini harapannya anak-anak bukan hanya menjadi pelafal Qur’an namun Al-Quran hidup dan bersemanyam didalam dirinya.
Indonesia sebagai negara dengan jumlah populasi muslim terbanyak didunia tentu menjadi sumber harapan bagi eksistensi Islam kedepan, oleh karenanya generasi Islam harus tumbuh dengan merepresentasikan kualitas dan karakter pribadi yang mumpuni”, jelas H. Puguh Wiji Pamungkas.
Sementara dalam sambutannya Kasi Bimas kemenag Kabupaten Malang H. Ahmad Fanani menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini, serta mendorong agar kegaiatan seperti ini bisa terus diselenggarakan.
Acara festival ramadhan yang diikuti oleh anak-anak usia sekolah dasar se Malang raya ini memperebutkan hadiah berupa trofi, piagam dan dana pembinaan senilai jutaan.
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana