Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Estimasi Biro Perjalanan di Malang, Sebesar Ini Total Duit untuk Berangkat Haji Khusus ke Tanah Suci

Fathoni Prakarsa Nanda • Kamis, 2 Mei 2024 | 19:12 WIB

 

Photo
Photo

MALANG RAYA – Kementerian Agama menambah kuota haji khusus untuk pemberangkatan tahun ini.

Tambahan itu mencapai 10 ribu jamaah. 

Meski biaya naik akibat melemahnya kurs rupiah, pendaftar jamaah haji khusus tetap meningkat. 

Baca Juga: BRI Sediakan Banknotes untuk Living Cost Jamaah Haji 2024

Untuk diketahui, kuota haji Indonesia 2024 sebenarnya 221.000 jamaah. 

Namun Pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan kuota 20.000. 

Tambahan itu diperuntukkan bagi kuota jamaah haji reguler maupun jamaah haji khusus. 

Artinya, biro perjalanan haji dan umrah di seluruh daerah memberangkatkan lebih banyak jamaah haji, termasuk di Malang Raya. 

Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah (AMPHURI) Jawa Timur Mochamad Sufyan Arif mengatakan, tahun ini biro miliknya memberangkatkan 22 jamaah. 

Jumlah tersebut sudah fixed karena jamaah sudah menjalani pemeriksaan kesehatan pada awal bulan Syawal. 

Sementara tahun lalu hanya 18 jamaah.

”Seluruh jamaah berasal dari beberapa daerah seperti Surabaya, Sidoarjo, Kediri, Probolinggo, hingga Malang,” kata dia kemarin (1/5). 

Sufyan melanjutkan, peningkatan jamaah haji khusus juga dirasakan anggota AMPHURI. 

Misalnya Agung Wisata Tour & Travel serta Saudaraku Umrah dan Haji. 

Keduanya merupakan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau biro perjalanan yang sudah mendapat izin Kementerian Agama. 

”Kalau lainnya hanya Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau kantor cabang dari biro haji dan umrah,” imbuhnya. 

Ditanya terkait biaya haji 2024, Sufyan menyebut kebanyakan biro umrah dan haji mematok biaya antara USD 14.000 sampai USD 27.000. 

Biaya itu setara dengan Rp 227 juta sampai Rp 438 juta.

 Baca Juga: Pelunasan Biaya Ibadah Haji 2024 Kota Malang Diperpanjang hingga 5 April

Besaran biaya tergantung pelayanan yang disediakan masing-masing biro. 

”Misalnya, hotel bintang lima, kereta cepat, hingga tenda di Arafah dan Mina. Sementara masa tinggal antara 24-27 hari,” sebut Sufyan. 

Di tempat lain, Direktur Operasional Agung Wisata Tour & Travel Hamzah Yusuf mengatakan, tahun ini mereka memberangkatkan 105 jamaah. 

Terdiri dari 97 jamaah dan delapan petugas. 

”Alhamdulillah sekarang lebih banyak. Kalau tahun lalu sekitar 78 jamaah,” ucap dia. 

Hamzah menyebut peningkatan jumlah jamaah haji khusus merupakan dampak dari penambahan kuota. 

Selain itu, jika ada jamaah yang melakukan penundaan karena belum mampu secara ekonomi, biro diperbolehkan untuk mengganti dengan jamaah porsi berikutnya. 

”Tapi minimal harus yang daftar tunggunya dua tahun,” terang Hamzah. 

Dia menambahkan, pendaftaran haji khusus bisa dilakukan ke biro haji dan umrah. Setelah itu, biro akan mengurus ke Kanwil Kementerian Agama. 

Jika sudah keluar SPPH dari kanwil, biro segera melakukan pembayaran awal ke bank senilai USD 4.000. 

Untuk tarif, Hamzah menyebut tahun ini mematok biaya USD 17.000 hingga USD 19.000. 

Fasilitasnya hampir sama dengan tahun sebelumnya, tapi dengan waktu tunggu yang lebih cepat antara enam sampai tujuh tahun. 

”Fasilitas yang tersedia seperti hotel bintang lima dan maktab nomor 111. Selain itu, sekarang jamaah haji khusus dapat fasilitas kereta cepat. Kalau dulu hanya bus,” terangnya. 

Terpisah, Wakil Pimpinan Pena Tour Cabang Malang Mey Dyah Herawati menyebut, tahun ini pihaknya memberangkatkan tiga jamaah. 

Sebelumnya hanya dua jamaah. Jumlah tersebut belum termasuk dari kantor cabang Pena Tour di daerah lainnya. 

”Untuk fasilitas tahun ini, di Madinah kami menggunakan hotel bintang lima dengan program Arbain. Masa tinggal di tanah suci 28 hari,” bebernya. 

Baca Juga: Malang Raya Dapat 256 Kuota Haji Tambahan, Ini Rinciannya per Daerah

Ada juga penyelenggara haji khusus yang tahun ini memberangkatkan jamaah sama dengan tahun lalu. Misalnya BMA Malika Umrah dan Haji Khusus. 

Menurut salah satu pegawainya yang bernama Sulistria Dewi, tahun ini pihaknya memberangkatkan 385 jamaah secara nasional. 

Biaya dalam mata uang USD tidak berubah, Begitu pula fasilitas selama di tanah suci. 

”Tidak ada pengurangan fasilitas. Tetap di hotel bintang lima yang dekat dengan Masjidil Haram,” terangnya. 

Dia menjelaskan, pelunasan biaya haji khusus wajib dilakukan empat bulan sebelum pemberangkatan. 

Meski kurs USD melambung tinggi, dia mengatakan bahwa jamaah yang sudah waktunya berangkat tetap bisa melakukan pelunasan. 

Para jamaah itu akan diberangkatkan dari Jakarta pada 26 Mei dengan masa tinggal di tanah suci sekitar 26 hari. 

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Malang Abdul Salam mengatakan bahwa pendataan jamaah haji khusus dilakukan di tingkat provinsi. 

Sistem kuota pendaftarannya pun bersifat nasional. 

Untuk tahun ini, kuota awal sebelum ada penambahan adalah 221 ribu jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. 

Kota Batu Minim Pendaftar Di Kota Batu sebenarnya terdapat perwakilan travel atau biro penyelenggara haji dan umrah. 

Namun jarang sekali warga setempat yang mendaftar. 

Rata-rata mereka justru mendapat pendaftar dari luar Kota Batu. 

Misalnya yang diungkapkan Robert dari Travel Multazam Berkah Amanah.

Saat ini pihaknya menawarkan biaya haji khusus sebesar Rp 240 juta. 

Baca Juga: 976 Orang Berangkat Haji Tahun Ini, Berikut Rincian Jamaah Rilisan Kemenag Kota Malang

Namun dia belum pernah mendapat pendaftar dari Kota Batu. 

”Tahun ini saya memberangkatkan 5 orang, tapi semua berasal dari luar Malang Raya,” ujarnya. 

Menurut Robert, peminat haji khusus sebenarnya banyak. 

Namun masyarakat masih takut akan penipuan-penipuan di biro travel. 

Di beberapa kasus masyarakat sudah membayar, tapi visa tidak keluar. 

Akhirnya keberangkatan di tunda. 

”Pada kasus lain bahkan ada biro yang menelantarkan jamaahnya. Hal-hal seperti itu yang membuat masyarakat takut untuk melakukan haji khusus,” katanya. 

Hal senada diungkapkan Nabila Disya dari biro travel haji dan umrah Andalus. 

Menurutnya, tahun ini tidak ada jamaah haji khusus yang mendaftar. Karena itu mereka tidak memberangkatkan jamaah. 

Andalus sendiri menyediakan 2 paket untuk haji khusus. 

Yaitu paket gold dan paket hudaibiyah. 

Nabila mengatakan, untuk kedua paket tersebut bisa melakukan Down Payment (DP) sebesar Rp 81 juta.

 ”Untuk paket gold mulai dari Rp 280 juta. Sementara untuk hudaibiyah mulai dari Rp 247 juta. 

Yang membedakan dari 2 paket itu adalah penempatan di hotel bintang 5 atau hotel bintang 4,” jelasnya. (mel/iza/sif/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#haji #malang