MALANG KOTA - Tahapan terakhir seleksi Direksi Perumda Tugu Tirta (PDAM Kota Malang) dipastikan tidak akan digelar dalam waktu dekat.
Kuasa Pemilik Modal (KPM) yakni Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memutuskan tes wawancara akan menunggu tiga kandidat direktur teknik (dirtek).
Seperti diketahui dari hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK), tiga kandidat dirtek dinyatakan tidak lolos oleh panitia seleksi (pansel).
Sebab, nilainya di bawah delapan.
Sedangkan untuk direktur utama (dirut) serta direktur administrasi dan keuangan masing-masing ada tiga kandidat yang lolos untuk menjalani tes
wawancara dengan KPM.
Seharusnya, tes wawancara digelar Kamis lalu (27/6).
Namun karena ada agenda kunjungan wakil presiden, tahapan terakhir itu ditunda.
Sempat ada rencana dilakukan pekan ini.
Namun Pj wali kota memilih menunggu tersedianya kandidat dirtek.
”Tes wawancara nanti sekalian saja dengan dirtek. Jadi kami akan mencari kandidat dirtek terlebih dulu,” ujar Wahyu ketika ditemui wartawan koran ini kemarin (3/7).
Untuk proses seleksi dirtek, nantinya Wahyu akan membentuk pansel baru. Dengan kata lain, tugas pansel pemilihan se-belumnya sudah selesai.
”Kami akan membentuk lagi pansel. Karena persyaratannya sedikit susah, nanti akan koordinasi dengan Kemendagri,” katanya.
Menurut Wahyu, kualifikasi dirtek PDAM memang cukup ketat dibandingkan yang lainnya.
Salah satunya pendaftar memiliki sertifikat kompetensi dengan masa berlaku 90 hari.
Sebagai informasi, dalam persyaratan dirtek, kandidat wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Manajemen Air Minum/Air Limbah Tingkat Madya Bidang Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum dan/atau Air Limbah.
Sertifikat itu dikeluarkan oleh Badan Nasional Strandarisasi Profesi (BNSP) atau Lembaga Sertifikasi Profesi.
Berlaku setelah 90 hari sebelum masa awal pendaftaran seleksi dirtek.
”Kalau misalkan cukup dengan surat keterangan bahwa sudah pernah mengikuti sama saja. Kecuali belum mengikuti, masih dalam proses, itu yang menjadi masalah,” terang pria asli Kelurahan Bareng itu.
Terkait pembentukan pansel dirtek, lanjut Wahyu, akan segera dilakukan.
Dia menarget pekan ini sudah terbentuk.
Sehingga, proses seleksi segera dijalankan.
Ketua Pansel Direksi Perumda Tugu Tirta Kota Malang Prof M. Bisri Menyampaikan, Pemkot Malang bisa membentuk tim kecil khusus untuk seleksi dirtek.
Namun, dia menyarankan, harus persetujuan Kemendagri.
”Jika Kemendagri menyerahkan sepenuhnya ke pemkot, ya bisa langsung
diproses internal oleh pemkot dengan membentuk pansel kecil,” ujar mantan Rektor Universitas Brawijaya (UB) itu. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana