Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pertama di Jatim, Pasar Oro-Oro Dowo Jadi Pilot Project Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan

Didik Harianto • Kamis, 25 Juli 2024 | 21:31 WIB
KERJA KERAS BEBAS CEMAS: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (tiga dari kiri) dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Widodo (dua dari kiri) menyerahkan kartu kepesertaan secara simbolis.
KERJA KERAS BEBAS CEMAS: Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (tiga dari kiri) dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Widodo (dua dari kiri) menyerahkan kartu kepesertaan secara simbolis.

MALANG KOTA - Sebanyak 108 pedagang Pasar Oro-Oro Dowo Kota Malang telah terdaftar keanggotaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsoste). Sehingga pagi tadi (25/7) pasar tersebut diresmikan sebagai Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Ini menjadi yang pertama di Malang Raya bahkan menjadi pilot project di Jawa Timur.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Malang Widodo menyebutkan semua pedagang di Pasar Oro-Oro Dowo sudah sadar mendaftar BPJS Ketenagakerjaan. Tidak hanya pedagang, kata Widodo, juru parkir hingga kuli panggul juga turut terlindungi jaminan sosial Ketenagakerjaan. “Kalau sudah terlindungi mereka jadi nyaman bekerjanya,” ungkapnya.

Sesuai dengan tagline BPJS Ketenagakerjaan “Kerja Keras, Bebas Cemas”, Widodo menyebutkan apabila pedagang tersebut merupakan kepala keluarga, maka ketika terjadi resiko kecelakaan kerja, maka keluarganya juga akan terlindungi dengan jaminan sosial tersebut. “Makanya jaminan sosial ini menjadi salah satu alat dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” imbuhnya.

Dalam peresmian tersebut juga diserahkan klaim santunan kepada tiga keluarga penerima manfaat. “Ada tiga pedagang yang meninggal karena sakit, sehingga mendapat santunan Rp 42 juta,” kata dia. Jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut mengcover selama pedagang bekerja, termasuk berangkat dari rumah hingga pulang. “Kalau terjadi resiko kecelakaan, maka semua komponen biaya pengobatannya, kami yang tanggung, unlimited,” imbuhnya.

Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat berharap semua pasar tradisional di Kota Malang dapat menjadi Pasar Sadar BPJS Ketenagakerjaan. Dan yang lebih penting, kata Wahyu, tidak hanya pedagang tetapi juga tukang parkir hingga tenaga kebersihan. “Dengan begitu pedagang merasa lebih semangat kerjanya karena sudah dijamin BPJS Ketenagakerjaan,” tuturnya. 

Pewarta: Durotul Karimah

Editor : Didik Harianto
#bpjs ketenagakerjaan #BPJAMSOSTEK #BPJS Ketenagakerjaan Malang