Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Nama Unik! Badai Tropis Bebinca Picu Angin Kencang di Kabupaten Malang

Fathoni Prakarsa Nanda • Sabtu, 14 September 2024 | 18:34 WIB
Photo
Photo

MALANG RAYA – Kecepatan angin terasa meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Sebuah pohon trembesi di Jalan Trunojoyo, Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi sampai roboh kemarin siang (13/9), sekitar pukul 12.15.

Pasir dan debu juga beterbangan di Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji.

Peningkatan kecepatan angin itu dipicu badai tropis bebinca yang terjadi di dekat Filipina

Prakirawan BMKG Malang Maksum Purwanto mengatakan, angin kencang tidak hanya terjadi di kawasan Malang Raya.

Tapi juga menyeluruh di Pulau Jawa.

Namun kecepatan angin masih dalam batas rata-rata, yakni 20 km/jam.

”Akibat siklon tropis bebinca di dekat Filipina, pertumbuhan awan menjadi berkurang dan angin terasa lebih kencang,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan mengatakan, angin kencang memang sangat terasa di sekitar wilayah Kecamatan Gondanglegi kemarin.

Mengakibatkan salah satu pohon trembesi di jalan Trunojoyo tumbang.

Sebagian dahan pohon itu mengenai mobil yang melintas, namun tak begitu parah.

Saksi mata bernama Muskam, 49, mengaku mendengar bunyi keras saat pohon itu tumbang.

Dia sempat mengira terjadi kecelakaan lalu lintas.

Saat dilihat, ternyata ada pohon tumbang dan menutup seluruh akses jalan.

”Bagian bawah pohon memang keropos. Tapi pohon itu roboh karena patah pada bagian tengah,” katanya.

Menurut Muskam, saat itu ada mobil Honda Brio berwarna kuning yang terdampak robohnya pohon.

Untungnya ada banyak kabel telepon yang menahan, sehingga pohon tak sepenuhnya jatuh ke jalan.

”Tapi tetap menyebabkan kemacetan sampai satu kilometer. Banyak pengendara yang putar balik,” imbuh Muskam.

Selain mengevakuasi pohon yang tumbang, petugas yang datang mengepras dua pohon di sisi kanan dan kiri pohon yang tumbang.

Tujuannya untuk mencegah terjadinya kasus serupa.

Sekitar pukul 13.55, pembersihan selesai dan arus lalu lintas sudah kembali lancar. (zal/mel/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#tropis #Bebinca #picu #badai #angin kencang