MALANG KOTA - Pemugaran Vihara Buddha Maitreya Pertama di Indonesia yang berada di Kota Malang mulai dilakukan.
Ditandai dengan pemancangan Tiang Pertama pada Jumat (13/9).
Prosesi yang berlangsung di Jalan Laksamana Martadinata Nomor 82, Kota Malang tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.
Rencananya lahan seluas 824 meter persegi tersebut akan dibangun menjadi gedung dengan empat lantai.
Pimpinan Proyek Pembangunan Gedung Baru Drs Sudarmo Tasmin Ak menyebutkan vihara tersebut sudah berdiri sejak 74 tahun silam sebagai saksi sejarah perjuangan Maha Sesepuh Maitreyawira dalam mengembangkan ajaran buddha khususnya Maitreya.
“Kita ingat beliau memulai dengan vihara yang sederhana, dengan 6 unit tempat sembahyang,” tutur Sudarmo.
Namun, dengan ketebalan iman dan keyakinan yang penuh, dan juga rasa welas asih yang tinggi, Maitreyawira setahap demi setahap mengembangkan ajaran Buddha Maitreya di Indonesia.
Sehingga saat ini ajaran Buddha Maitreya di Indonesia telah tersebar di 33 provinsi, dengan jumlah vihara mencapai 500 an.
Seiring berjalannya waktu Vihara pertama sekaligus vihara Induk tersebut melalui beberapa kali pemugaran dan telah lapuk dimakan usia.
“Maka dari itu dalam rapat internal pimpinan pusat memutuskan pemugaran kembali vihara ini,” kata dia.
Bangunan tersebut akan terdiri dari 4 lantai, dengan lantai pertama area parkir, kedua ruang serbaguna, lantai tiga kamar pimpinan, dan lantai empat ruang baktisala.
Sementara itu dalam sambutannya, Ketua Umum PP Majelis Pandita Buddha Maitreya Indonesia (Mapanbumi) Maha Sesepuh Citrawira mengatakan selama 74 tahun berdiri vihara tersebut banyak mengalami kerusakan sehingga perlu dilakukan pembangunan ulang.
“Kami ucapkan terimakasih kepada semua donatur dan pihak yang telah mendukung pembangunan gedung baru ini,” ungkapnya.
Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum PP Mapanbumi Citra Surya, Sekjen Mapanbumi Sudarmo Tasmin, Wasekjen Mapanbumi Efendi Suryani, Forkopimda Kota Malang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ida Ayu Made Wahyuni, Kasubag TU KemenagK ota Malang Nurul Istiqomah.
Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya (FKWTMR) Sutjipto Harsono, Mantan Ketua Umum FKWTMR Linggarjanto Budi Oetomo, Perwakilan dari kepolisian, Polresta Malang Kota dan Pol sek, Waketum FKWTMR 2022-2024 Sutjipto Goenawan, Pdt Wibowo Tjandra selaku Ketua Vihara Buddha Maitreya Malang dan Ketua Panitia Budianto Cung dan para donatur yang terlibat dalam pembangunan vihara tersebut. (dur/mas)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana