Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Departemen PLS UM Latih Pengurus KTH Bangkit Sejahtera Bajul Mati Malang Selatan untuk Kelola Wisata Perhutanan Sosial

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Selasa, 29 Oktober 2024 | 00:54 WIB
Photo
Photo

Kelompok Tani Hutan (KTH) “Bangkit Sejahtera” di Dusun Bajul Mati, Desa Gajahrejo, dibentuk sebagai hasil dari kebijakan perhutanan sosial yang diinisiasi pemerintah.

Kebijakan ini direspons oleh tokoh masyarakat dan para pemuda setempat yang menyadari potensi sumber daya alam lokal yang belum dimanfaatkan serta minimnya pemahaman tentang fungsi dan pemanfaatan lahan hutan.

Dalam upaya awal pembentukan KTH, meskipun struktur organisasinya masih sederhana, kini struktur KTH telah berkembang pesat dan semakin terorganisir.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Dr. Zulkarnain, M.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Ketua Departemen PLS FIP UM, membuka kegiatan ini pada Minggu, 20 Oktober 2024, di TK Dusun Bajul Mati.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengembangan pendidikan berbasis sumber daya alam.

“Sumber daya alam yang melimpah di Desa Gajahrejo, termasuk hutan, pertanian, dan perkebunan, belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan sistem pertanian tadah hujan yang digunakan di desa ini, diperlukan solusi pengembangan yang dapat mendukung pendidikan dan memaksimalkan potensi yang ada,” ujar Dr. Zulkarnain.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang pengembangan pendidikan melalui pemanfaatan sumber daya alam serta mendampingi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan bagi pengelola Perhutanan Sosial di Dusun Bajul Mati.

Langkah ini diharapkan dapat mempersiapkan daerah tersebut sebagai destinasi wisata alam yang berkelanjutan di wilayah Malang Selatan.

Materi pertama disampaikan oleh Muslim Haidar, M.Pd., yang membahas tentang "Job Description Kelompok Tani Hutan".

Menurutnya, “Job description atau deskripsi jabatan berfungsi untuk menjelaskan tugas, tanggung jawab, peran, serta wewenang yang dimiliki oleh masing-masing anggota dalam organisasi KTH. Hal ini penting agar setiap anggota memahami perannya dan bagaimana kontribusinya terhadap keberhasilan bersama.”

Pembicara kedua, Dr. Muhammad Khairul, M.Pd., membawakan topik "Membangun Jejaring dan Kemitraan".

Ia menekankan pentingnya kemitraan untuk mencapai berbagai tujuan seperti:

(a) meningkatkan pendapatan usaha kecil dan masyarakat,

(b) meningkatkan nilai tambah bagi pelaku kemitraan,

(c) mendorong pemerataan dan pemberdayaan masyarakat serta usaha kecil,

(d) mempercepat pertumbuhan ekonomi di tingkat perdesaan, daerah, dan nasional,

(e) memperluas lapangan pekerjaan, dan

(f) memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh 20 peserta, yang berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab pada akhir kegiatan pelatihan dan pendampingan ini.

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#PLS UM #bajul mati #KTH #Perhutanan Sosial #pengabdian masyarakat #malang selatan