MALANG RAYA - Sikap legawa ditunjukkan Kris Dayanti saat mengetahui perolehan suaranya tertinggal jauh dari pesaing.
Rabu malam (27/11), dia mengucapkan selamat kepada pasangan calon (paslon) Nurochman-Heli Suyanto yang memimpin perolehan suara cukup signifikan berdasar hitung cepat.
Mantan anggota DPR RI itu juga menyatakan ikhlas dan lapang dada atas kekalahan yang dia alami.
Seperti diberitakan sebelumnya, KD yang berpasangan dengan Kresna Dewanata Prosakh menempati posisi paling buncit perolehan suara versi hitung cepat maupun real count desk pilkada.
Paslon nomor urut 03 itu hanya mendapatkan suara sebesar 20,10 persen.
Posisi kedua ditempati paslon Firhando GumelarRudi yang memperoleh 29,58 persen suara.
Sementara paslon nomor 01 NurochmanHeli Suyanto memimpin dengan 50,32 persen.
”Saya ingin berterima kasih kepada para pendukung sekaligus meminta maaf atas kontestasi pilkada kali ini,” ucap KD saat ditemui di sebuah vila kawasan Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Rabu malam (27/11).
Pada kesempatan itu, dia juga mengucapkan selamat kepada Nurochman dan Heli Suyanto yang akan memimpin Kota Baru untuk periode 2024/2029.
Diva musik Indonesia itu pun berpesan agar wali kota terpilih dapat menjalankan segala program dengan baik.
Mampu menjalankan visi dan misi yang telah diusung, khususnya tagline Kota Batu Mendunia agar benarbenar bisa diwujudkan pada masa kepemimpinan Nurochman Heli.
”Saya titip ke beliau untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kota Batu, sekalipun pada para pendukung saya,” lanjutnya.
Bagi KD, Pilkada Kota Batu 2024 memiliki kesan penting dan mendalam.
Kontestasi itu bisa membawanya lebih dekat dengan masyarakat Kota Batu.
“Kekalahan ini memang bagian dari pemilihan. Bukan ada campur tangan dari pihak mana pun,” papar mantan anggota DPR RI tersebut.
Terkait perolehan suaranya yang paling buncit.
KD mengatakan bahwa penilaian tidak bisa ditentukan dalam semalam.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan partai pengusung dan tim pemenangan untuk melakukan evaluasi.
Yang pasti, dia tidak ingin larut dalam kekecewaan atau kesedihan.
”Konser besar saya sempat tertunda saat masa kampanye. Dalam waktu dekat saya akan kembali menuntaskan pekerjaan itu dan menggelar konser pada awal tahun mendatang,” pungkasnya.(ori/fat)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana