Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bonus Atlet Porprov Dipastikan Tak Terimbas Efisiensi

Mahmudan • Senin, 24 Februari 2025 | 00:10 WIB
KERJA KERAS: Atlet lari 100 meter PASI Kota Malang melakukan start saat menjalani sesi latihan di Lapangan Dodikjur Rindam V Brawijaya, pekan lalu. (MUHAMMAD AFFAN FAUZAN FOR RADAR MALANG)
KERJA KERAS: Atlet lari 100 meter PASI Kota Malang melakukan start saat menjalani sesi latihan di Lapangan Dodikjur Rindam V Brawijaya, pekan lalu. (MUHAMMAD AFFAN FAUZAN FOR RADAR MALANG)

KEPANJEN – Efisiensi anggaran yang diinstruksikan oleh Bupati Malang H M. Sanusi tidak akan menggerus bonus atlet Pekan Olahraga Provinsi (Proprov) IX Jawa Timur.

Dengan demikian, para atlet Kabupaten Malang tidak akan terganggu konsentrasinya dalam mempersiapkan kompetisi beberapa bulan ke depan.

Untuk diketahui, instruksi Sanusi terkait efisiensi anggaran tercantum dalam SE Nomor 900.1/1151/35.07.403/2025.

“Bonus atlet saya pastikan aman. Kasihan kalau terpangkas, dikhawatirkan akan mengurangi semangat para atlet,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang M. Hidayat.

Sebagai salah satu tuan rumah, pemkab menarget masuk tiga besar porprov.

“Untuk efisiensi, kami akan memaksimalkan pengadaan ATK (Alat Tulis Kantor), perjalanan dinas, dan sebagainya. Tidak mengutak-atik bonus porprov,” ucap mantan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop-UKM) itu.

Hal tersebut juga sesuai dengan SE bupati.

Yakni pemangkasan anggaran hanya untuk sembilan pos belanja.

Yang terkena efisiensi adalah kegiatan seremonial, kajian, publikasi, studi banding, pencetakan, seminar atau focus group discussion (FGD), perjalanan dinas, honorarium, dan belanja ATK.

Baca Juga: Dua Seremonial HUT di Malang Jadi Sasaran Efisiensi

Dia mengatakan, alokasi anggaran untuk bonus atlet porprov tahun ini lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini, pemkab menganggarkan Rp 7,3 miliar untuk bonus bagi atlet peraih medali porprov.

Masing-masing medali menerima bonus berbeda.

"Menurut peraturan bupati (Perbup) untuk peraih medali emas akan mendapatkan bonus Rp 40 juta, medali perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 10 juta," ucap pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Selain atlet, dia mengatakan, pelatih maupun official juga akan menerima bonus tersebut.

Untuk pelatih akan mendapatkan bonus Rp 2 juta, sedangkan official Rp 1 juta.

Sebab, mereka juga turut berkontribusi dalam meningkatkan prestasi atlet.

Sementara itu, Dayat melanjutkan, Kabupaten Malang akan berpartisipasi dalam 63 cabang olahraga (cabor) dari total 65 cabor. Dengan total 850 peserta.

Mereka terdiri atas atlet, official, dan pelatih. Dia menyebut, pelaksanaan porprov masih belum dipastikan.

Rencananya, porprov tersebut akan digelar saat musim libur sekolah.

Yakni sekitar Juni-Juli 2025. "Ini masih rencana, perkiraan akan berlangsung pada 28 Juni sampai 5 Juli 2025," pungkasnya. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#efisiensi anggaran #bonus atlet porprov #Porprov 2025