MALANG RAYA - Lonjakan kendaraan terjadi di sejumlah ruas jalan di Malang Raya, kemarin (3/4).
Seperti di ruas jalan menuju wisata Bromo dan Santerra de Laporte, Pujon.
Terpantau, jalan sudah mengalami kepadatan sejak pagi hingga petang.
Pun begitu dengan jalan jalan utama dan jalur arteri.
”Mayoritas kendaraan yang masuk Malang tujuannya untuk ber wisata,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang Willy Deni Permana.
Sementara itu, di wilayah Malang Utara, titik yang mengalami kepadatan ada di simpang tiga Karangploso, simpang empat Kepuharjo, dan simpang tiga Masjid Kembar.
Untuk wilayah Malang Selatan, titik kepadatan berada di simpang tiga Jalibar sebelah timur, simpang empat Talangagung, simpang tiga Krebet, simpang empat Kepanjen, dan simpang tiga Penarukan.
Di wilayah Malang Timur, titik kemacetan berada di jalur wisata gunung Bromo saja.
Willy juga memperkirakan puncak arus balik terjadi pada tanggal 5 dan 6 April.
”Untuk saat ini (kemarin), peningkatannya sudah dua kali lipat dibanding hari biasa,” lanjut Willy.
Berdasar data Satlantas Polres Malang, jalur tol juga mengalami lonjakan kendaraan.
Pada hari biasa, tepatnya mulai pukul 10.00 hingga 16.00, ratarata kendaraan yang ma suk ke Malang mencapai 600 hingga 700 kendaraan per jam.
Namun sejak dua hari lalu, jumlahnya meningkat hingga dua kali lipat.
Berdasar pantauan wartawan koran ini di lokasi, antrean kendaraan dari Exit Tol Singosari menuju arah Batu cukup padat.
Panjangan trean sekitar 50 meter.
Beberapa kendaraan dialihkan menuju jalur arteri yang sudah disediakan.
”Pada jam sibuk sekarang, rata-rata kendaraan yang keluar dari Exit Tol Singosari mencapai 1.500 unit,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang Ipda Samsul Khoirudin.
Mayoritas kendaraan menuju arah Batu.
Itu menyebabkan kepadatan di Jalan Raya Karanglo hingga Kota Batu.
Selain itu, volume kendaraan di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing juga meningkat.
Untuk menghindari kemacetan berlebih, U Turn atau area putar balik di depan Hawai Water Park dan Hotel Harris ditutup petugas.
Meski mengalami peningkatan kendaraan, lalu lintas masih berjalan padat merayap.
Belum sampai ada kemacetan total yang menyebabkan antrean kendaraan hingga ber jam-jam.
Saat hujan, kemacetan terpantau semakin meningkat lantaran laju kendaraan melambat. (aff/by)
Editor : Aditya Novrian