Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

5 Jalur Alternatif di Kota Malang untuk Hindari Macet, Solusi Efektif Saat Libur dan Jam Sibuk

Aditya Novrian • Selasa, 13 Mei 2025 | 19:44 WIB

Langganan macet: Pengendara melintas di Jalan Semeru yang terpasang water barrier
Langganan macet: Pengendara melintas di Jalan Semeru yang terpasang water barrier

MALANG KOTA - Kota Malang merupakan salah satu kota besar di Jawa Timur yang sering mengalami kemacetan, terutama pada saat libur panjang, akhir pekan, dan jam-jam sibuk.

Dalam mengatasi permasalahan ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang bersama Satlantas Polresta Malang telah mengidentifikasi beberapa jalur alternatif yang dapat dimanfaatkan oleh pengendara agar terhindar dari kemacetan parah dan perjalanan menjadi lebih lancar.

Berikut ini lima jalur alternatif yang direkomendasikan untuk mengurangi kemacetan di Kota Malang:

Baca Juga: Koordinasi PG, Polres, dan Dishub Kabupaten Malang Hasilkan Solusi Antisipasi Macet akibat Truk Tebu

1. Jalan Tembus Lesanpuro – Cemorokandang

Jalur ini menjadi salah satu solusi utama untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan timur Kota Malang.

Jalan tembus yang menghubungkan Kelurahan Lesanpuro dan Cemorokandang ini mampu mengalihkan arus kendaraan dari jalan utama yang sering macet, khususnya di sekitar exit Tol Madyopuro.

Baca Juga: Kendaraan di Tol Tanjung Priok Terjebak Macet Sejak Sore hingga Dini Hari Imbas Truk Bongkar Muat

2. Jalan Raya Tlogomas dan Jalan Batu Pertama

Saat terjadi aktivitas besar seperti pawai budaya atau acara lokal di Tlogomas, pengendara disarankan menggunakan jalur ini sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat kota dan kawasan Lowokwaru yang biasanya padat.

3. Jalan Raya Kepuharjo dan Karangploso

Bagi pengendara yang menuju Kabupaten Malang, jalur Kepuharjo-Karangploso dapat menjadi pilihan alternatif saat jalur utama menuju Kepanjen mengalami kepadatan tinggi, terutama saat musim libur Lebaran atau akhir pekan.

Baca Juga: 10 Titik Bencana di Kabupaten Malang dalam Sehari

4. Jalan Raya Sumbersari dan Dinoyo

Jalur ini sering digunakan sebagai alternatif untuk menghindari kemacetan di pusat Kota Malang, khususnya di sekitar Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Ahmad Yani yang biasanya mengalami kepadatan saat jam sibuk.

5. Jalur Malang Selatan (Turen dan Sumbermanjingwetan)

Bagi pengendara yang menuju kawasan wisata Malang Selatan, jalur ini menjadi opsi utama guna menghindari kemacetan di jalur utama yang saat ini sedang dalam proses pelebaran dan rawan macet.

Baca Juga: Hati-Hati Macet! Jalur Wisata Pantai Malang Selatan dan Bromo Diprediksi Padat Saat Lebaran

Selain memanfaatkan jalur alternatif tersebut, masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan aplikasi navigasi seperti Google Maps atau Waze untuk mendapatkan informasi lalu lintas terkini.

Dishub Kota Malang dan Satlantas Polresta Malang juga rutin memberikan update dan menerapkan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) dan contraflow di titik-titik rawan kemacetan.

Dengan memanfaatkan jalur alternatif dan mengikuti arahan petugas lalu lintas, pengendara dapat menghemat waktu perjalanan dan mengurangi stres akibat kemacetan, khususnya saat libur panjang dan jam-jam sibuk di Kota Malang. (Tiwi)

Editor : Aditya Novrian
#Macet #jalur alternatif #lalu lintas malang #dishub #Satlantas