RADAR MALANG - Kemeriahan Closing Ceremony Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur ke IX tahun 2025 yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang memberikan kesan tersendiri kepada atlet maupun masyarakat Kabupaten Malang. Acara yang digelar pada Sabtu, 5 Juli 2025 ini memiliki atmosfer tersendiri bagi masyarakat Malang.
Acara yang dimeriahkan oleh para penari-penari cilik menjadi daya tarik penonton pada acara tersebut. Acara yang dihadiri kurang lebih 10.000 penonton ini menjadi daya tarik wisatawan lokal untuk datang di event 2 tahunan tersebut.
Pada pembukaan upacara penutupan tersebut dimeriahkan oleh para penari dengan Tari Bapang. Tari ini ditampilkan oleh sekitar 3.000 penari topeng bopang, hal tersebut dilakukan guna melestarikan kesenian lokal dan juga warisan budaya nasional.
Lalu setelah itu ada pertunjukan Sendratari Garudeya dan Bantengan Lereng Semeru. Kesenian asli Malang ini menjadi ciri khas dalam Porprov kali ini. Dan juga para Paskibraka asal Kabupaten Malang ini juga ikut memeriahkan upacara penutupan kali ini.
Setelah itu disusul oleh acara inti dari upacara penutupan ini, yaitu defile kontingen dari seluruh peserta kabupaten/kota yang ikut serta dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur ke IX tahun 2025. Dan peserta kabupaten/kota yang menempati urutan 5 besar yaitu:
- Kota Surabaya, dengan perolehan 195 emas, 127 perak, dan 134 perunggu (total 1.168 poin).
- Kota Malang, dengan perolehan 132 emas, 124 perak, dan 116 perunggu (total 892 poin).
- Kabupaten Sidoarjo, dengan perolehan 87 emas, 86 perak, dan 116 perunggu (total 636 poin).
- Kabupaten Malang, dengan perolehan 59 emas, 52 perak, dan 83 perunggu (total 423 poin).
- Kota Kediri, dengan perolehan 66 emas, 53 perak, dan 51 perunggu (total 421 poin).
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Bupati Malang, Walikota Malang, Walikota Batu, Walikota Surabaya, dan yang lainnya.
Pada upacara penutupan tersebut, Bupati Malang yaitu Drs. H. M. Sanusi, M.M. menyampaikan bahwa pengaruh Porprov tahun ini kepada perekonomian Kabupaten Malang sangat besar, beliau menyampaikan terima kasih terhadap seluruh atlet yang telah membelanjakan uangnya di seluruh UMKM yang terdampak. Beliau berharap agar Kabupaten Malang dapat menjadi tuan rumah lagi di tahun mendatang.
Wakil Gubernur Jawa Timur yaitu Emil Dardak juga menyampaikan apresiasi besar terhadap seni budaya yang telah di tampilkan, dan beliau menyampaikan bahwasanya konsep kolosal ini menjadi bentuk kesiapan dari tuan rumah.
Lalu setelah itu dilanjutkan penyerahan tuan rumah oleh Wakil Gubernur kepada Walikota Surabaya. Pengajuan tersebut telah ditindaklanjuti KONI Jatim sejak awal 2025, dan Surabaya berhasil mengungguli daerah lain seperti Banyuwangi, Probolinggo, hingga Madiun sebagai kandidat.
Selanjutnya dilanjutkan dengan pemadaman Api Porprov Jawa Timur dan bersama parade kembang api yang menakjubkan dari sisi timur Stadion Kanjuruhan, lalu dimeriahkan oleh artis lokal seperti Niken Salindry, Mayangkara, dan lainnya. (run)
Editor : A. Nugroho