Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tergulung Ombak Watu Lepek Malang, Remaja 17 Tahun Belum Ditemukan

A. Nugroho • Sabtu, 12 Juli 2025 | 20:34 WIB

PENCARIAN HARI KEDUA: Tim gabungan menyisir Pantau Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan untuk mencari korban yang tergulung ombak.
PENCARIAN HARI KEDUA: Tim gabungan menyisir Pantau Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan untuk mencari korban yang tergulung ombak.

MALANG– Pemancing yang tergulung ombak di Pantai Watu Lepek, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan pada Kamis lalu (10/7), belum ditemukan hingga kemarin (11/7). Pencarian terus dilakukan, namun sebatas penyisiran jalur darat.

Tim terkendala menyisir sampai ke laut lantaran terhalang cuaca. "Ombak besar dan angin kencang. Kami tidak merekomendasikan menggunakan perahu," ujar Plh Kasatpolairud Polres Malang AKP Yoni Pribadi kemarin.


Seperti diberitakan, tiga pemuda memancing di Pantai Watu Lepek, Desa Sumberejo, Gedangan, Kamis lalu (10/7). Ketika hendak menjatuhkan kail, mereka diterjang ombak tinggi.

Satu korban atas nama Febri Fajar Fadilah,17, selamat, sedangkan Arya Maulana Akbar Ariski, 18, ditemukan meninggal pada hari pertama pencarian. Kemudian korban Wahyu Mustakim Wicaksono, 17, masih dalam pencarian hingga kini.


Meskipun pencarian hanya dilakukan di area darat, penyisiran tetap dilakukan secara maksimal. Para personel gabungan berpencar dengan radius 13 kilometer untuk mencari keberadaan korban. "Sampai sore ini (kemarin, 11/7) pencarian terjauh dengan jalan kaki sampai Pantai Wonogoro," kata Yoni.


Dia menambahkan, lokasi pencarian hari kedua dimulai dari pos Pantai Bajulmati, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan. Pencarian melibatkan 32 personel gabungan. Terdiri atas personel dari Satpolairud, TNI AL, Polsek, Koramil, Basarnas, Perhutani, tim SAR, dan relawan.


Selain itu, pihaknya juga sudah menyediakan perahu karet, dan perahu kayu. Kedua perahu difungsikan jika cuaca memungkinkan untuk pencarian jalur laut. ”Kami upayakan semaksimal mungkin, mohon doa dan dukungan," kata Yoni.(yad/dan)

Editor : A. Nugroho
#pemancing #tenggelam #malang #Pantai