Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Operasi Patuh Semeru 2025 Dimulai di Malang Raya, Polisi Fokuskan Pencegahan dan Pelototi 7 Pelanggaran Prioritas Lalu Lintas

Bayu Mulya Putra • Selasa, 15 Juli 2025 | 16:51 WIB
HARI PERTAMA: Sejumlah pengendara kena teguran dalam Operasi Patuh Semeru 2025 di depan Hotel Savana, kemarin (14/7).
HARI PERTAMA: Sejumlah pengendara kena teguran dalam Operasi Patuh Semeru 2025 di depan Hotel Savana, kemarin (14/7).

MALANG KOTA - Operasi Patuh Semeru 2025 resmi dimulai kemarin (14/7), dan akan berlangsung sampai 27 Juli nanti. Pada pekan pertama operasi, polisi masih menekankan upaya pencegahan pelanggaran lalu lintas. ”Bentuk kegiatannya lebih kepada tindakan preemtif maupun preventif,” kata KBO Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Eko Novianto, kemarin (14/7). 

Itu sejalan dengan arahan untuk memaksimalkan tindakan preemtif 25 persen dan preventif 25 persen. Sementara pada pekan kedua operasi, bakal ada penindakan secara elektronik menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan teguran presisi. Eko melanjutkan, ada tujuh sasaran perilaku berkendara yang menjadi prioritas dalam operasi.

Meliputi berkendara sambil menggunakan ponsel, anak di bawah umur yang menggunakan kendaraan bermotor, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara di bawah pengaruh alkohol, melawan arus, mengemudi melebihi batas kecepatan, hingga tidak menggunakan pengaman seperti safety belt atau helm.

Menurut Eko, seluruh kawasan di Kota Malang termasuk area rawan pelanggaran. ”Karena itu kami mengerahkan sebanyak 70 personel dalam melakukan operasi,” sebut lelaki yang pernah menjabat sebagai Kanit Reg Ident Polres Batu tersebut.

Senada dengan Eko, Kasubnit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota Ipda Saiful Husen menjelaskan kalau pada hari pertama pihaknya memprioritaskan pengawasan terhadap pelanggaran secara kasat mata. ”Seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, serta berboncengan lebih dari satu,” ucap dia.

Sejak kemarin pagi, Saiful mengaku pihaknya banyak menemukan pelanggaran. Seperti di kawasan sekolah. Kemudian di depan Hotel Savana sekitar pukul 15.00. Sedikitnya ada dua pengendara motor yang mendapat teguran dari rekan Saiful yang bernama Brigadir Shalahudin Al Ayubi karena kedapatan melanggar peraturan lalu lintas.

Satu pengendara yang menggunakan motor sport mendapat teguran karena tidak menggunakan plat nomor. Sementara pengendara satu lagi tidak menggunakan helm.

Di tempat lain, Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menyebut bahwa pihaknya mengerahkan 120 personel selama operasi. Selain personel Satlantas Polres Malang, anggota dari polsek jajaran juga turun.

”Selain di titik-titik rawan kecelakaan, operasi juga menyasar area wisata dan area publik lainnya,” kata Danang.

Selama operasi, personel juga akan melakukan patroli gabungan serta edukasi keselamatan berlalu lintas di berbagai titik keramaian. Danang mengimbau agar masyarakat selalu tertib dalam berkendara. Sebab, menurut dia, 50 persen aktivitas warga berada di jalan raya. ”Mengimbau masyarakat agar hati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menghormati sesama pengendara di jalan,” tutup dia. (mel/yad/by)

Editor : A. Nugroho
#Polres Malang #lalu lintas #operasi patuh semeru #Pelanggaran