Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

LDK Dulu, Kuliah Kemudian: LDK Polinema Jadi Ajang Pembuktian Diri Mahasiswa Siap Menghadapi Dunia Perkuliahan

A. Nugroho • Jumat, 25 Juli 2025 | 20:46 WIB
SEMANGAT: Mahasiswa Polinema tengah beristirahat setelah melakukan aktivitas fisik di Dodikjur Rindam V Brawijaya.
SEMANGAT: Mahasiswa Polinema tengah beristirahat setelah melakukan aktivitas fisik di Dodikjur Rindam V Brawijaya.

RADAR MALANG - Masa pengenalan kehidupan kampus di Politeknik Negeri Malang (Polinema) yang dikemas dalam kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) tak sekadar menjadi rutinitas tahunan. Bagi sebagian besar mahasiswa baru, LDK bukan hanya tentang baris-berbaris atau mengenakan atribut, melainkan langkah awal untuk membuktikan diri, apakah mereka siap menempuh dunia perkuliahan yang keras dan kompetitif, atau justru masih terbawa mentalitas anak sekolah.

 

LDK Polinema tahun ini digelar secara intensif dengan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk membentuk kedisiplinan, ketahanan mental, serta keterampilan mahasiswa. Para peserta dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan rundown yang telah ditentukan. Mulai dari bangun pagi, agenda latihan fisik, pemaparan materi, hingga diskusi kelompok. Kegiatan ini dilakukan secara terstruktur.

 

“Adaptasinya lumayan sulit di awal, tapi karena dijalani dengan niat, lama-lama terasa manfaatnya. Disiplinnya itu lho, bener-bener kerasa,” ujar salah satu peserta LDK, Salwa, saat ditemui pada sesi wawancara, Rabu (23/7).

 

Salwa, alumni SMAN 5 Malang, memilih Polinema bukan tanpa alasan. Ia mengaku mengikuti saran keluarganya yang sudah lebih dulu mengenal reputasi kampus vokasi tersebut.

 

“Aku milih Polinema karena kata keluargaku, di Polinema kalau cari kerja itu nggak bingung, karena udah disiapkan kampus,” jelasnya.

 

Bagi Salwa, LDK ini bukan hanya momen persiapan dengan lingkungan kampus, tapi juga menjadi titik tolak untuk mengembangkan diri lebih jauh. Ia mengaku ingin menjadi mahasiswa yang aktif, baik di kelas maupun di organisasi.

 

“Targetku sih nanti ikut organisasi, biar dapat skill dan pengalaman. Tapi untuk masuk organisasi apa, ya liat-liat dulu aja nanti di sana,” tambahnya.

 

Pandangan seperti yang dimiliki Salwa memperkuat posisi LDK sebagai fondasi penting untuk membentuk mental dan karakter mahasiswa baru Polinema. Harapannya, setelah melewati masa pengenalan ini, mereka tidak hanya menjadi mahasiswa yang siap menghadapi tugas dan ujian, tapi juga punya soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja.

 

 

Dengan semangat LDK ini, para mahasiswa baru diajak untuk berlatih dan belajar mengenai kedisiplinan. Karena di Polinema, proses belajar bukan hanya soal ruang kelas, tapi juga soal membentuk karakter siap kerja sejak dini. (run)

Editor : A. Nugroho
#LDK Polinema #Polinema #Kota Malang #Politeknik Negeri Malang