Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kamus Malangan: Njambal

A. Nugroho • Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:16 WIB
FOTO: Ilustrasi njambal
FOTO: Ilustrasi njambal

RADAR MALANG - Istilah ini menggambarkan perilaku seseorang ketika memanggil orang yang lebih tua. Tidak ada kata Mbak, Mas, Pak, atau Bu yang mengikutinya. Dan, langsung memanggil nama seseorang.

 

Usut punya usut, kata njambal merujuk pada jenis ikan. Peneliti Bahasa asal Universitas Negeri Malang (UM) Nurenzia Sidharta mengatakan, dalam Kamus Bahasa Jawa, kata 'jambal' merujuk pada ikan air tawar yang masih satu spesies dengan ikan patin.

 

”Dalam satu referensi yang saya baca, njambal juga memiliki arti makan tanpa nasi, hanya lauknya saja,” terang dia. Sekitar tahun 1970-an, maknanya mengalami pergeseran. Menjadi kata yang menggambarkan seseorang yang menyalahi sopan santun.

 

Nurenzia menduga, pergeseran itu terjadi pada makna makan lauk tanpa nasi. ”Karena maksudnya juga serupa. Jadi njambal yang memanggil orang lebih tua tanpa embel-embel Mas, Mbak, Pak, atau Bu,” tambah dia.

 

Istilah njambal sendiri sudah menjadi kata khas Jawa Timur dari budaya Arekan. Bisa ditemui di Malang Raya, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto, dan sekitarnya. Di daerah lain, kata njambal juga memiliki padanan lain. Yaitu njangkar. (biy/by)

Editor : A. Nugroho
#bahasa jawa #Panggilan #jawa #istilah