Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Buka Usaha ala Gen Z Malang: Dilema Kejar Gelar Sarjana atau Sukses Bisnis sejak Muda

A. Nugroho • Jumat, 12 September 2025 | 18:45 WIB
USAHA ALA GEN Z: Dilema Antara Gelar Sarjana dan Bisnis
USAHA ALA GEN Z: Dilema Antara Gelar Sarjana dan Bisnis

MALANG – Semangat wirausaha di kalangan anak muda semakin tumbuh pesat. Bahkan di usia 20 tahunan, sejumlah mahasiswa sudah berani membangun bisnis sendiri. Namun, cara mereka memaknai keseimbangan antara bisnis dan pendidikan ternyata berbeda.

 

Dua cerita datang dari Rosita Alya Salsabilla, 20, mahasiswi yang juga pemilik Rookies Cookies dan Harlan Hartono Waraprada, 20, mahasiswa Universitas Brawijaya yang merintis usaha kafe Elwood Coffee & Eatery di Kecamatan Pakis. Keduanya sama-sama menekuni dunia usaha, tapi memiliki pandangan yang kontras soal prioritas hidup.

 

Diawali dari Rosita. Mahasiswi Universitas Brawijaya (UB) ini mulai membangun bisnis cookiesnya sejak 2023 lalu. Saat itu, dia mendapat kesempatan menjadi vendor donasi usaha (danus) kampus.

 

Dari dapur rumahnya, ia mengolah berbagai varian cookies dengan berbagai rasa.“Awalnya saya hanya coba-coba. Tapi setelah ikut event kampus dan laku sampai 200 cookies, saya jadi percaya diri untuk melanjutkan usaha ini,” ujarnya.

 

Rosita memulai bisnis dengan modal seadanya. Modal itu dia dapatkan dari uang bulanan yang dikirimkan orang tuanya. Dia meminta agar uang bulanannya dikirim sekaligus untuk beberapa bulan. Dari sanalah, dia mendapat modal dan mulai mengembangkan bisnisnya.

 

Meski usaha berkembang, Rosita menegaskan bahwa kuliah tetap prioritas utama. Baginya mengejar gelar sarjana ibarat janji pada orang tua yang harus ditepati.

 

Makanya, walau harus pintar-pintar membagi waktu, dirinya tetap menjadikan perkuliahan sebagai fokus utama. “Saya bangga bisa bantu orang tua lewat usaha ini, tapi kuliah tetap nomor satu,” tegasnya.

 

Berbeda dengan Rosita, Harlan yang juga terjun di bisnis kuliner menganggap bisnisnya sebagai prioritas utama. “Bagi saya, bisnis prioritas, kuliah itu penting juga, tapi hanya sampingan. Saya ingin usaha ini terus berkembang,” ujarnya.

 

Sejak SMP, ia sudah terbiasa berjualan kecil-kecilan. Salah satunya adalah berjualan nasi Bento. Dari sana ia sudah mulai menghasilkan uang. 

 

Saat beranjak dewasa, ia tambah semangat berbisnis karena mendapat dukungan keluarga. Sebuah bangunan kosong ia sulap menjadi kafe. Dari situlah lahir Elwood Coffee & Eatery yang berlokasi di Jalan Kedoyo Barat, Kecamatan Pakisl.

 

Kisah Rosita dan Harlan memperlihatkan bahwa generasi muda memiliki cara pandang berbeda dalam menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus wirausaha.

 

Rosita memilih untuk menyeimbangkan keduanya, dengan pendidikan tetap berada di urutan pertama. Sedangkan Harlan lebih percaya bahwa fokus penuh pada bisnis bisa membuka jalan lebih cepat menuju kesuksesan. (mkp)

Editor : A. Nugroho
#UMKM #Cafe #cookies #Universitas Brawajiya