MALANG RAYA - Setiap malam, kamar berukuran 3x4 meter itu berubah menjadi sirkuit mini. Di tengah ruangan, sebuah kursi copotan mobil Honda Brio terpasang kokoh di depan monitor besar.
Setir balap berputar cepat di tangan Caca Andreo. Sesekali terdengar suara mesin meraung diikuti desahan napas yang tertahan ketika mobil virtualnya hampir keluar lintasan. Bukan latihan pembalap sungguhan, tapi sesi streaming simulator game yang kini jadi rutinitas sekaligus ladang cuan bagi pria berusia 24 tahun itu.
Caca adalah content creator yang menekuni dunia sim racing sejak April 2023. Di kanal YouTube-nya, moltmaxx, ia rutin menayangkan sesi balapan virtual menggunakan dua game favorit, Gran Turismo 7 dan Assetto Corsa Competizione. ”Awalnya cuma hobi karena pengin ngerasain sensasi balapan tanpa harus ke sirkuit beneran,” ujarnya.
Dari dua game itu, Gran Turismo 7 ia jadikan tempat latihan dasar karena punya sistem Driver Rating (DR) dan Sportsmanship Rating (SR) yang menilai kemampuan serta sportivitas pemain. Sementara Assetto Corsa Competizione jadi pilihan utamanya untuk latihan serius.
”Kalau sudah bisa di Assetto, pindah ke mobil sungguhan pun lebih siap karena prinsip dasarnya sama,” katanya sambil tersenyum.
Untuk menjalani hobinya, Caca rela merogoh kocek hingga Rp 15 juta. Sebagai gamer yang juga streamer, ia punya kebiasaan ketat menjaga alat. Durasi bermain dibatasi dua sampai tiga jam setiap hari. ”Kalau kelamaan, motor force feedback di setir bisa cepat panas dan rusak,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kontrol emosi. Banyak pemain yang “rage” atau melampiaskan kekesalan dengan memukul setir ketika kalah. Padahal itu bisa memperpendek umur alat.
Sejak awal 2024, Caca mulai serius membuat konten. Ia belajar dari video pendek di YouTube dan mulai mengembangkan gaya streaming-nya sendiri. Kini kanal moltmaxx sudah memiliki 353 subscriber setia. Di hari biasa, ia mengudara mulai pukul 19.00 selama dua hingga tiga jam. Namun ketika ada event e-sport, jam tayangnya bisa seharian penuh mulai pagi, siang, hingga sore.
Baginya, sim racing bukan cuma tentang menang atau kalah. Tapi tentang konsistensi, ketekunan, dan fokus. Dari ruang kecil di rumahnya, Caca belajar disiplin layaknya pembalap sungguhan menjaga ritme, membaca kondisi lintasan, hingga mengatur strategi. ”Simulator ngajarin banyak hal, bukan cuma soal ngebut,” katanya. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho