RADAR MALANG - Bagi para pengguna, playbox bukan hanya soal praktisnya konsol portabel yang bisa dibawa ke mana saja. Daya tarik utamanya justru ada pada pilihan game yang bisa dipesan sesuai selera. Itulah yang membuat penyewa seperti Iko Setiawan ketagihan.
Iko yang merupakan pekerja di bidang IT sudah empat kali memesan playbox sejak pertama mencoba pada Juni lalu. Setiap pesanan, ia selalu menentukan daftar game yang ingin dimainkan. Ketika ingin bermain solo, pilihannya cenderung pada judul-judul aksi dan petualangan berat seperti God of War, Ghost of Tsushima, atau GTA V. ”Kalau sendiri, enaknya game yang punya cerita panjang,” kata Iko.
Namun daftar game-nya berubah total ketika ia bermain bersama teman. Format duel tetap jadi primadona. E-Football dan Naruto Ultimate Ninja Storm menjadi paket wajib saat mabar kecil-kecilan di kos maupun kantor. ”Kalau bareng teman, game duel lebih seru karena langsung rame,” ujarnya.
Ia biasanya menyewa dari TRX Game seharga Rp 100 ribu per hari. Paket itu sudah termasuk monitor, PS4, dua stik, serta speaker. Cukup tunjukkan KTP, konsol siap dimainkan.
Menurut Iko, fleksibilitas memilih gim membuat Playbox terasa lebih personal. Bahkan lebih nyaman daripada rental PS konvensional. Meski demikian, pemain pemula perlu sedikit adaptasi karena tiap tipe playbox punya cara menyalakan dan menyambungkan perangkat yang berbeda. ”Tanya dulu biar nggak bingung,” sarannya.
Iko yakin tren playbox masih bisa tumbuh. Banyak rekannya sesama gamer yang ternyata baru tahu bahwa layanan semacam ini ada. ”Padahal mereka juga pengen main tanpa harus antre di rental,” tutupnya. (zan/adn)
Editor : Aditya Novrian