BATU — Setiap 10 liter Pertamax Green yang dibeli warga Malang Raya kini berbuah satu batang pohon. Bahkan dua pohon jika transaksi dilakukan melalui aplikasi MyPertamina. Skema itu menjadi dasar gerakan penanaman 1.000 pohon yang digagas Pertamina Patra Niaga bersama Pemkot Batu dan komunitas lingkungan Sabers Pungli.
Program yang bergulir sejak awal Oktober itu diberi tajuk A Thousand Trees for Brantas. Lokasi penanaman dipusatkan di kawasan hulu Sungai Brantas di Desa Punten, Batu, yang selama ini menjadi sumber utama air bersih dan penopang pertanian di Jawa Timur.
Wali Kota Batu Nurochman mengapresiasi inisiatif yang muncul dari partisipasi warga.
"Kesadaran kolektif seperti ini penting. Tanpa harus digerakkan pemerintah, masyarakat sudah terlibat menjaga lingkungan,” katanya.
Baca Juga: Sidak Bersama Ombudsman RI, Pertamina Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Kota Malang Tepat Sasaran
Kontribusi 1.000 pohon tersebut seluruhnya berasal dari pembelian Pertamax Green. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Ahad Rahedi menjelaskan bahwa selain ditanam hari itu, bibit juga akan dibagikan ke 24 desa dan kelurahan.
“Ini bukti bahwa penggunaan BBM ramah lingkungan bisa langsung kembali menjadi manfaat bagi alam,” ujarnya.
Di Malang Raya, terdapat 13 SPBU yang menyediakan Pertamax Green dengan konsumsi harian sekitar 4,5 kiloliter. Angka itu disebut menunjukkan mulai tumbuhnya kesadaran warga terhadap penggunaan energi yang lebih bersih.
Baca Juga: Stok BBM Jelang Nataru Aman, Pertamina Pastikan Suplai Malang Raya Lancar
Pertamax Green mengandung campuran nabati berbasis tetes tebu (molase) dan beroktan 95. Sebagai BBM yang mendukung transisi energi, produk ini turut menjadi bagian dari upaya menuju target Net Zero Emission 2060.
Untuk informasi layanan dan produk, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (adn)
Editor : Aditya Novrian