ISTILAH ini bisa digunakan untuk menggambarkan dua kondisi. Yang pertama yakni kondisi miring dari suatu benda. Berikutnya, bisa menggambarkan kondisi seseorang yang kurang sehat atau sakit.
”Seyek dalam arti miring biasanya digunakan untuk sebuah barang yang tidak bisa tegak lagi,” terang Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati. Seyek untuk menggambarkan kondisi kurang sehat biasa digunakan sebagai variasi. Sebab, istilah untuk itu cukup banyak.
Seperti istilah legrek dan KO. Belum diketahui pasti asal muasal istilah seyek. Dalam Bahasa Jawa ada kata yang serupa. Yakni saiyeg. Namun maknanya berbeda jauh. Sebab, saiyeg bermakna akur, rukun, dan tujuan yang sama.
Bisa jadi istilah seyek muncul sebagai variasi dari kata legrek. Sebab, dalam pelafalannya, lebih mudah mengatakan seyek dibanding legrek. (adk/by)
Editor : A. Nugroho