Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Angin Kencang di Malang Raya Diprediksi hingga 30 Januari

Mahmudan • Senin, 26 Januari 2026 | 10:06 WIB
Ilustrasi angin kencang
Ilustrasi angin kencang

MALANG KOTA – Angin kencang yang menumbangkan pohon di belasan titik dan rumah rusak pada Sabtu lalu (24/1), masih mengancam hingga akhir Januari mendatang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi angin kencang akan melanda hingga 30 Januari depan.

Seperti diberitakan, angin kencang mengakibatkan 14 titik pohon tumbang di Malang raya, lima di antaranya di Kota Malang. Lokasinya di Jalan Jakarta-Jalan Simpang Ijen, Jalan Langsep, kawasan Janti, Jalan Sumbersari, dan Karangbesuki.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo dalam rilis resminya menyebutkan bahwa potensi cuaca ekstrem perlu diwaspadai dalam rentang waktu 21 hingga 30 Januari 2026. Cuaca ekstrem tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, puting beliung, tanah longsor, hingga hujan es.

Forecaster Stasiun Klimatologi Jawa Timur Nur Faris menyatakan, angin kencang terjadi akibat aktifnya angin monsun Asia. Kemudian diperkuat oleh pola pertemuan angin atau konvergensi, serta adanya gangguan atmosfer berskala ekuatorial.

"Kemudian ada gangguan gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) yang akan melintasi wilayah Jawa Timur," ujarnya kemarin. Dia menambahkan, kondisi atmosfer tersebut diperkuat suhu muka laut di perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan.

Situasi ini mengakibatkan atmosfer menjadi labil dan mendukung pertumbuhan awan konvektif yang memicu cuaca ekstrem. "Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang," katanya.

Selain itu, BMKG juga mencatat keberadaan siklon tropis Luana yang sebelumnya terpantau sebagai bibit siklon 91S di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Fenomena itu berkontribusi terhadap peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk kawasan Malang Raya. (adk/dan)

Editor : Aditya Novrian
#BMKG #MJO #NTT #malang