Humas BBTNBTS Syarif Hidayat mengatakan, pemagaran dilakukan sejak 14 Maret lalu. "Ini untuk mencegah meluasnya kerusakan bentang alam yang disebabkan oleh kendaraan bermotor milik wisatawan. Bentuk ikhtiar yang dilakukan berupa pemagaran keliling dengan harapan agar ruang gerak kendaraan tidak meluas,” ujarnya, kemarin.
Dari catatan kuota online Bromo, kawasan Savana Teletubbies memang termasuk laris. kemarin, pengunjung tercatat mencapai 887 jiwa. Kemudian, hari ini (19/3), ada 843 pengunjung yang sudah mendaftar. Begitu juga hari Minggu besok (20/3), ada 774 pengunjung, dan 957 wisatawan pada Senin lusa (21/3).
Sejak kemarin sampai Senin lusa, setidaknya 3500-an wisatawan yang bakal berkunjung ke Bromo. Biasanya, kata Syarif, para pengunjung ini juga mendatangi wisata sunrise di penanjakan terlebih dahulu. Secara ekonomi, kehadiran para wisatawan ini jelas mendukung pertumbuhan objek wisata nasional tersebut.
Tetapi, dengan tingginya kunjungan, perlu ada upaya pencegahan perusakan ekosistem. Selain pemasangan pagar, petugas juga melakukan langkah lain. “Kami juga melakukan penggemburan tanah dengan menggunakan mesin bajak mini. Sehingga rumput terangsang untuk tumbuh kembali,” jelasnya.
Dia berharap, wisatawan bisa turut mendukung pemulihan ekosistem Savana. Dia juga meminta pengunjung mengapresiasi jerih payah petugas dan relawan ini. Dengan cara melintas keluar dari jalur yang telah disiapkan. Selain Savana, wisata sunrise Penanjakan, Bukit Cinta, Bukit Kadaluh dan Mentigen juga masuk paket wisata Bromo.(fin/dan) Editor : Mahmudan