Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Daftar Barang yang Ditemukan di Lokasi Tenggelamnya KRI Nanggala-402

Shuvia Rahma • Minggu, 25 April 2021 | 01:35 WIB
Sejumlah benda yang ditemukan di lokasi hilangnya KRI Nanggala-402 (ist)
Sejumlah benda yang ditemukan di lokasi hilangnya KRI Nanggala-402 (ist)
RADAR MALANG - Kapal selam KRI Nanggala-402 telah ditingkatkan statusnya dari submiss (hilang) menjadi subsunk (tenggelam). Hal ini dikuatkan dengan sejumlah benda yang ditemukan oleh tim pencari. Benda ini dipastikan berasal dari KRI Nanggala-402.

“Beberapa hari lalu, ditemukan beberapa kepingan dan barang disekitar lokasi terakhir kapal menyelam, yang diyakini bagian komponen kapal selam. Ini tak akan terangkat apabila tidak ada tekanan atau keretakan,” kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono di Lanud Ngurah Rai, Bali, Sabtu (24/4).

Melansir Jawapos, Sabtu (24/4) Yudo menuturkan, benda-benda yang ditemukan ini tidak bisa dimiliki umum. Selain itu, dalam radius 10 nautical mile, tidak ada kapal lain selain KRI Nanggala-402. Sehingga disimpulkan barang tersebut milik kapal selam yang hilang.

“Yang hitam adalah pelurus tabung torpedo, dan yang tengah, pembungkus pipa pendingin. Di mana pada saat 2012 KRI Nanggala telah diperbaiki di Korea,” imbuhnya.

Barang lainnya yang ditemukan yaitu botol berisi cairan pelumas berwarna oranye, kain yang dipakai alas oleh ABK, potongan spon kecil, dan solar. Benda-benda ini telah dikonfirmasi kepada tim ahli dan dipastikan miliki KRI Nanggala-402.

“Tim gabungan SAR masih berjuang keras. Dengan pernyataan ini dari submiss ke subsunk saya selaku pimimpin TNI AL turut prihatin,” pungkas Yudo.

Sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali pada Rabu (21/4) sekitar pukul 03.00 WIB. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.

TNI AL memastikan jika KRI Nanggala-402 dalam keadaan layak menyelam. Kapal membawa 53 orang. Terdiri dari 49 ABK, 1 Komandan Satuan, dan 3 personel Arsenal.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4). Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perusahaan Jerman pada 1979. Dan dibeli oleh Indonesia pada 1981.


Sumber: Jawapos Editor : Shuvia Rahma
#kapal tenggelam #KRI nanggala 402