Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Dugaan Oknum Anggota Terlibat, TNI Pastikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Transparan

Satya Eka Pangestu • Rabu, 18 Maret 2026 | 15:55 WIB
KOMITMEN TNI: Penyelidikan Internal Prajurit di Kasus Air Keras Dilakukan Secara Terbuka. (Sumber: Detik.com)
KOMITMEN TNI: Penyelidikan Internal Prajurit di Kasus Air Keras Dilakukan Secara Terbuka. (Sumber: Detik.com)

RADAR MALANG - Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi memulai penyelidikan internal terkait kasus penganiayaan berupa penyiraman air keras terhadap aktivis Kontras, Andrie Yunus. 

Langkah ini diambil sebagai respon cepat TNI terhadap opini yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan keterlibatan oknum prajurit.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah! Ini Daftar Titik Lokasi Salat Idulfitri Muhammadiyah di Kabupaten Malang

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI menegaskan bahwa pihaknya bekerja secara profesional untuk menelusuri fakta-fakta di lapangan.

Penyelidikan ini melibatkan berbagai satuan hukum terkait di lingkungan TNI guna memastikan proses berjalan sesuai aturan perundang-undangan.

Baca Juga: Pimpinan Muhammadiyah Kota Malang Siapkan 16 Titik Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H di Kecamatan Lowokwaru

"TNI segera merespon dengan melakukan penyelidikan secara internal terhadap adanya opini yang berkembang, kami bekerja secara profesional dan transparan," ujar Kapuspen TNI dalam keterangan persnya.

Meskipun saat ini kasus tersebut sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya yang telah mengidentifikasi empat orang terduga pelaku, TNI memastikan proses penyelidikan internal mereka akan berjalan beriringan.

Baca Juga: Warga Muhammadiyah Malang Merapat! Ini Daftar 14 Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H beserta Nama Khatib di Kecamatan Klojen

TNI berkomitmen untuk tidak gegabah dan menggunakan metode investigasi internal yang kredibel untuk memverifikasi setiap informasi.

Kapuspen juga meminta awak media dan masyarakat untuk bersabar menunggu hasil proses yang sedang berlangsung.

TNI berjanji akan mengundang kembali pihak media untuk menyampaikan pembaruan informasi (update) jika ditemukan bukti konkret terkait dugaan tersebut.

Editor : Aditya Novrian
#Andrie Yunus #perkembangan kasus #berita tebaru #oknum tni #Penyiraman Air Keras