Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Eskalasi Timur Tengah Memanas, Presiden Prabowo Tunda Pengiriman 8.000 Personel TNI ke Gaza

Satya Eka Pangestu • Rabu, 18 Maret 2026 | 16:10 WIB
TIMUR TENGAH MEMANAS: Eskalasi perang Iran-Israel Presiden Prabowo tunda pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza. (Sumber: Republika.id)
TIMUR TENGAH MEMANAS: Eskalasi perang Iran-Israel Presiden Prabowo tunda pengiriman 8.000 pasukan TNI ke Gaza. (Sumber: Republika.id)

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menunda pengiriman 8.000 personel TNI yang sedianya akan ditugaskan sebagai pasukan perdamaian (BOP) di Gaza.

Keputusan ini diambil menyusul memanasnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran di Timur Tengah. 

Baca Juga: Dugaan Oknum Anggota Terlibat, TNI Pastikan Penyelidikan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Transparan

Selain faktor keamanan global, penundaan ini juga dilakukan agar sumber daya transportasi TNI, termasuk kapal laut, dapat disiagakan untuk membantu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026 jika sewaktu-waktu diperlukan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) menjelaskan bahwa saat ini prioritas pemerintah adalah memastikan seluruh kegiatan pulang kampung masyarakat berjalan aman dan lancar di tengah antusiasme yang luar biasa.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pemkot Malang Waspadai Parkir Liar di Tiga Titik

Menyikapi kondisi ekonomi dan empati terhadap masyarakat yang masih dalam kesulitan, Presiden Prabowo telah mengeluarkan surat edaran resmi kepada seluruh kementerian dan lembaga.

Intinya, pejabat negara dihimbau untuk tidak menyelenggarakan acara open house atau halalbihalal secara berlebihan. 

Baca Juga: Warga Muhammadiyah Malang Merapat! Ini Daftar 14 Lokasi Salat Idul Fitri 1447 H beserta Nama Khatib di Kecamatan Klojen

"Kami menghimbau untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyelenggarakan kegiatan open house. Masih banyak saudara kita yang kondisinya belum baik, jadi empati harus diutamakan," tegas Mensesneg. 

Editor : Aditya Novrian
#Perang Amerika Serikat Israel vs Iran #politik luar negeri #pasukan perdamaian #gaza #Board of Peace Donald Trump