Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Masyarakat Dihebohkan dengan Isu BBM Naik, Ini Klarifikasi Menteri Sekretaris Negara

Marsha Nathaniela • Selasa, 31 Maret 2026 | 19:05 WIB
Potret Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (Instagram).
Potret Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi. (Instagram).

RADAR MALANG – Isu mengenai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 April 2026, mengguncang masyarakat. Hal ini membuat banyak kendaraan, baik motor maupun mobil berjejer di SPBU.

Dari video yang telah beredar di dunia maya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesnag), Prasetyo Hadi, membuat klarifikasi atas informasi tersebut.

Ia mengatakan bahwa pemerintah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah melakukan koordinasi bersama PT Pertamina (Persero) untuk mengutamakan kepentingan rakyat dalam mengambil keputusan.

Dengan demikian, Pertamina menyatakan bahwa belum akan melakukan penyesuaian harga, baik untuk BBM subsidi, maupun non-subsidi.

Prasetyo menambahkan bahwa dengan pernyataan yang ia sampaikan, masyarakat dapat memiliki informasi yang faktual dan juga tidak khawatir atas isu yang beredar.

“Kami berharap, masyarakat mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tidak resah atas perihal ini,” ungkap Menteri Sekretaris Negara, pada Selasa (31/3).

Di samping itu, pemerintah juga menjamin akan ketersediaan BBM serta tidak terjadi penyesuaian harga.

Baca Juga: Ramai Isu Kenaikan BBM April 2026: DPR dan Istana Pastikan Harga Tetap Stabil, Masyarakat Tak Perlu Panik

Sebelumnya, isu kenaikan BBM ini berasal dari media sosial. Terdapat selebaran berisi logo dan tulisan Danantara Indonesia di pojok kiri dan Pertamina Patra Niaga (PPN) di pojok kanan.

Disebutkan bahwa harga Pertamax menjadi Rp17.850 per liter dari harga Rp12.300 per liter. Selain itu, harga Pertamax Green turut naik, dari Rp12.900 menjadi Rp19.150 per liter. Di sisi lain, Pertamax Turbo mengalami kenaikan harga menjadi Rp19.450 dari sebelumnya Rp13.100 per liter.

Meski demikian, kabar tersebut telah dikonfirmasi keliru oleh Mensesnag, Prasetyo Hadi dalam keterangan resmi yang telah beredar di media sosial.

 

 

Editor : Aditya Novrian
#isu bbm naik #mensesnag #bbm naik #Prasetyo Hadi