MALUKU UTARA, RADAR MALANG – Rekaman amatir warga menangkap momen mencekam saat tsunami kecil menerjang pesisir Maluku Utara pada Kamis pagi (2/4/2026).
Tsunami ini merupakan dampak dari gempa bermagnitudo 7,6 yang berpusat di Bitung, Sulawesi Utara.
Baca Juga: Pasca-Gempa Sulawesi Utara, 16 Lindu Susulan Picu Kepanikan Warga di Pesisir Pantai
Dalam video yang beredar terlihat arus air laut di bibir pantai Sidangoli, Maluku Utara, bergerak sangat cepat menyerupai arus pasang dengan tenaga yang cukup kuat.
Warga yang berada di lokasi sempat merekam fenomena ini dengan rasa cemas sembari menyaksikan air laut yang meluap ke daratan.
Baca Juga: Dukungan Pengusaha Terhadap SE Menaker, WFH Jadi Kunci Produktivitas di Masa Krisis
Data Observasi BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa tsunami pertama kali menyentuh daratan di Halmahera Barat pada pukul 06.08 WITA dengan ketinggian 0,3 meter. Selain itu, kenaikan muka air laut juga terdeteksi di beberapa lokasi lain:
-
Minahasa Utara, Belang, dan Sidangoli: Ketinggian mencapai 0,75 meter.
-
Bitung: Ketinggian 0,2 meter pada pukul 06.15 WITA.
Meskipun ketinggiannya di bawah satu meter, kecepatan arus tsunami ini dinilai membahayakan bagi aktivitas di bibir pantai.
Baca Juga: Simak Rincian Jadwal, Waktu, dan Sesi Lengkap Pelaksanaan TKA SD dan SMP Tahun 2026
Hingga berita ini diturunkan, warga masih diimbau untuk tetap waspada dan menjauhi area pesisir karena status siaga tsunami belum sepenuhnya berakhir.
Editor : Aditya Novrian