Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tabungan Indonesia Menipis! Menkeu Purbaya Ungkap Saldo Tabungan Pemerintah di Bank Sisa Rp120 Triliun

Satya Eka Pangestu • Senin, 13 April 2026 | 13:23 WIB
MENIPIS: Menkeu Purbaya ungkap sisa tabungan Indonesia di Bank Indonesia sebesar Rp120 Triliun. (Instagram: bank_indonesia)
MENIPIS: Menkeu Purbaya ungkap sisa tabungan Indonesia di Bank Indonesia sebesar Rp120 Triliun. (Instagram: bank_indonesia)

JAKARTA, RADAR MALANG – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan informasi terbaru mengenai kondisi kas negara yang menunjukkan tren penyusutan.

Saldo Anggaran Lebih (SAL) atau tabungan pemerintah yang tersimpan di Bank Indonesia (BI) dilaporkan saat ini hanya menyisakan sekitar Rp120 triliun.

SAL merupakan dana yang berasal dari sisa anggaran tahun-tahun sebelumnya yang berfungsi sebagai cadangan fiskal pemerintah. Secara total, dana tersebut awalnya mencapai Rp420 triliun.

Baca Juga: LPG 3 Kg Kosong dan Minyak Mahal, Bupati Lumajang Tindak Tegas Penimbun 1.000 Tabung di Tengah Kondisi Krisis

Namun, pemerintah telah melakukan pemindahan dana dalam skala besar ke perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

"Sekitar Rp200 triliun telah dipindahkan ke perbankan Himbara. Selain itu, belum lama ini kami juga menambah sekitar Rp100 triliun lagi dana pemerintah ke Himbara," jelas Purbaya.

Dengan demikian, total SAL yang telah terpakai atau dialihkan mencapai Rp300 triliun, menyisakan saldo di BI sebesar Rp120 triliun.

Baca Juga: Mengincar Teknik Informatika? Inilah 3 Kampus di Malang dengan Prodi Teknik Informatika Akreditasi Unggul

Di sisi lain, Purbaya memaparkan bahwa defisit anggaran pada tahun lalu tercatat mencapai 2,92% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski demikian, pihak kementerian memperkirakan bahwa hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) nantinya akan menunjukkan defisit yang lebih rendah, yakni di kisaran 2,8%.

Baca Juga: Persiapan Jalur Mandiri! Cek Rincian Biaya IPI di Fakultas Ilmu Pendidikan UM Tahun 2026

Penurunan proyeksi defisit ini diharapkan dapat sedikit menambah fleksibilitas dana pemerintah di Bank Indonesia ke depannya.

Langkah pengalihan dana ke perbankan nasional ini dipandang sebagai upaya strategis pemerintah untuk mengelola likuiditas di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu, termasuk tantangan krisis energi yang sedang dihadapi.

Editor : Aditya Novrian
#Menteri Keuangan RI #Sisa Tabungan #Rp120 Triliun #Purbaya Yudhi Sadewa #Bank Indonedsia