KALIMANTAN TIMUR, RADAR MALANG – Ketegangan protes yang dilayangka warga Kalimantan Timur (Kaltim) terkait isu kebijakan publik yang tak sesuai, akhirnya mendapat respon resmi dari Rudy Mas’ud selaku Gubernur Kaltim.
Setelah unjuk rasa yang melibatkan kurang lebih 3000 warga pada 21 April 2026 lalu, Rudy menyampaikan permohonan maaf melalui akun Instagram resminya @h.rudymasud.
Langkah ini diambil guna meredam kegaduhan dan kegelisahan masyarakat terkait isu anggaran renovasi rumah dinas yang menyentuh angka Rp25 Miliar hingga isu praktik KKN terlebih nepotisme dalam pemerintahannya.
Baca Juga: Bantah Tuduhan Ijazah Palsu, Kuasa Hukum Tegaskan Jokowi Bakal Tunjukkan Ijazah Asli
“Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang terjadi,” ucap Rudy di Instagramnya, Senin (27/4/2026).
Anggaran renovasi rumah jabatan dengan nilai yang cukup besar, pengadaan barang mewah seperti kursi pijat, dan akuarium air laut menjadi sorotan publik.
Rudy menegaskan, perencanaan anggaran sudah ada sejak ia belum menjabat, tetapi dalam kondisi ini, Rudy memilih untuk bertanggung jawab penuh atas situasi yang terjadi.
Baca Juga: Angin Segar Berembus, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Angkat Bicara Setelah Aksi Unjuk Rasa Warga
“Perlu kami sampaikan secara jujur bahwa perencanaan renovasi rumah 25 miliar tersebut memang sudah ada sebelum kami menjabat, namun saya menyadari sebagai Gubernur saat initanggung jawab tetap ada pada saya,” lanjut Rudy.
Rudy menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab dan menanggung secara pribadi item renovasi rumah dinas yang yang bersifat non-fungsional. Selain itu, ia akan mengaudit dan mengevaluasi ulang secara terbuka sehingga masyarakat dapat terlibat lansgung dalam pengawasan.
Ia menambahkan komitmen lanjutan untuk memulihkan kepercayaan warga Kaltim dengan mencopot Hijrah Mas’ud, adik kandung Rudy Mas’ud, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Ahli Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TAGUPP).
Baca Juga: Dinamika Kepemimpinan Rudy Mas'ud di Kaltim: Antara Harapan dan Sorotan Publik yang Semakin Kencang
"Kedua, sebagai bentuk menjaga kepercayaan publik, mulai esok saya juga akan meniadakan keterlibatan keluarga dalam peran struktural yang berhubungan langsung dengan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, termasuk wakil ketua tim ahli Gubernur untuk percepatan pembangunan," tegas Rudy.
Editor : Aditya Novrian