JEMBER, RADAR MALANG - Seorang anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri As Siddiki, mendadak viral di media sosial setelah tertangkap kamera sedang asyik bermain game online Clash of Clans (CoC) sambil merokok di tengah Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Senin, 11 Mei 2026.
Baca Juga: Profil Adela Kanasya Adies, Putri Adies Kadir yang Gantikan Bapaknya di Kursi DPR RI
Insiden ini terjadi di ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Jember yang ber-AC, saat rapat sedang membahas isu-isu kesehatan krusial seperti penanganan campak, stunting, hingga angka kematian ibu dan bayi (AKI-AKB).
Video viral berdurasi singkat tersebut memicu kecaman luas dari warganet yang menyayangkan rendahnya etika dan profesionalisme wakil rakyat dalam forum resmi yang dihadiri oleh Dinas Kesehatan dan perwakilan Puskesmas.
Baca Juga: DPR Desak Prabowo Angkat Semua Guru jadi PNS: Hapus Kastanisasi Guru!
Profil dan Latar Belakang Ahmad Syahri Anggota DPRD Jember
Ahmad Syahri Asiddiki yang akrab disapa Ra Syahri merupakan politisi muda dari Fraksi Partai Gerindra.
Ia tercatat sebagai salah satu anggota DPRD Jember termuda untuk periode 2024-2029. Syahri juga dikenal sebagai putra dari mantan anggota DPR RI, Fadil Muzakki Syah (Lora Fadil).
Ironisnya, tindakan kurang disiplin ini terjadi saat para peserta rapat lainnya, termasuk perwakilan 15 Puskesmas dan BPJS Kesehatan, tengah serius mendiskusikan program Universal Health Coverage (UHC) dan anggaran kesehatan masyarakat Jember.
Sebelumnya Lora Fadil juga pernah viral ketika masih menjadi Anggota DPR RI Fraksi Nasdem. Lora Fadil tertangkap kamera sedang tidur saat pelantikan anggota DPR 2019-2024.
Respons Pimpinan Dewan dan Sanksi Partai Gerindra
Ketua DPRD Jember sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Jember, Ahmad Halim secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas perilaku kadernya tersebut.
Halim menyatakan bahwa tindakan Syahri telah mencederai etika kelembagaan dan akan segera diproses secara administratif.
Baca Juga: Perkuat Relevansi Keilmuan, 4 Fakultas di Universitas Brawijaya Resmi Berganti Nama
"Kita akan proses karena ini menyangkut etika lembaga. Yang bersangkutan akan diberi teguran keras karena tidak menerapkan kedisiplinan dan attitude yang benar di ruang rapat," ujar Halim.
Selain sanksi lembaga, Halim juga berencana melaporkan insiden ini ke pimpinan pusat partai mengingat Syahri merupakan kader baru yang belum sempat mengikuti pendidikan kaderisasi formal di Hambalang.
Editor : Aditya Novrian