Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Suka Duka Driver Ojol Pasca Penghapusan Layanan Hemat: Antara Harapan Tarif Layak dan Sepi Penumpang

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Jumat, 22 Mei 2026 | 00:00 WIB
RESMI: Penghapusan layanan hemat membawa angin segar para driver ojek online. (Sumber: Istimewa).
RESMI: Penghapusan layanan hemat membawa angin segar para driver ojek online. (Sumber: Istimewa).

JAKARTA, RADAR MALANG – Kabar gembira penghapusan layanan GoRide Hemat dan GarbBike Hemat disambut bahagia pengemudi ojek online (ojol). Layanan tersebut resmi dihentikan pada Selasa (19/5).

Kabar tersebut merupakan langkah strategis PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Gojek) guna menyejahterakan mitra dengan membentuk regulasi baru, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur tentang potongan pendapatan mitra pengemudi.

Langkah tersebut menuai respons positif dari sejumlah mitra, Cecep (45) salah satu driver atau mitra pengemudi yang menyambut bahagia Keputusan tersebut. Ia menyampaikan harapan agar penghasilan driver meningkat setelah penghapusan layanan hemat.

Baca Juga: Apa itu NIK, KK, dan KTP? Ini Penjelasan Lengkapnya

"Saya pribadi bergembira dengan keputusan Grab dan Gojek menghentikan program ini. Mudah-mudahan setelah layanan Hemat dihentikan, penghasilan driver bisa naik lagi dan sesuai dengan aturan dalam Perpres," kata Cecep saat ditemui di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (20/5).  

Ia kembali mengatakan bahwa, keputusan ini membantu driver untuk mendapat penghasilan yang lebih layak daripada sebelumnya.

Selain itu, Mulyana, seorang driver ojek online turut menyampaikan kegembiraannya terkait penghapusan Layanan Hemat. Ia menaksir akan terdapat perubahan terhadap pendapatannya meski belum signifikan.

Baca Juga: Diduga Mic Bocor saat Rapat Paripurna DPR RI, Dasco: Asal Jangan Teriak Hidup Jokowi

"Sebenarnya (penghapusan ini) bagus juga sih, jadi bisa membantu driver yang lain, pemasukan gitu," ujar Mulyana, Kamis (21/5).

Driver lainnya tidak mempermasalahkan adanya penghapusan tarif hemat ini, menurut mereka yang paling penting Adalah orderan lancar setiap hari.

“Kalau saya sih jalanin aja. Mau sistem apa pun, yang penting orderan stabil. Kalau sepi ya tetap berat, kalau rame ya Alhamdulillah. Jadi buat saya yang penting itu kerjaan tetap jalan dan orderan jangan sampai turun,” ujar Andi salah satu driver.

Baca Juga: Pentagon Rilis 162 Dokumen Mengenai UFO, Ini Tanggapan Ahli Fisika Dr. Michio Kaku

Selain disambut respons positif, sejumlah kekhawatiran tetap menjadi bayang-bayang driver ojek online.

Mulyana mengungkapkan bahwa ia khawatir akan terjadi penurunan jumlah penumpang akibat hilangnya opsi tarif hemat.

Kehawatiran juga disampaikan oleh Abdul (31) driver ojek online di Jakarta. Ia berpendapat bahwa kebijakan tersebut kemungkinan besar tidak mengganggu stabilitas orderan harian yang ia terima. Namun, ia menggarisbawahi bahwa efek kebijakan tersebut dapat terasa apabila seluruh tarif layanan dikembalikan ke tarif reguler.

“Kalau Hemat dihapus sih kayaknya nggak begitu ngaruh ke orderan. Cuma bakal berdampak kalau semuanya jadi reguler lagi,” kata Abdul saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Rabu (20/5).

Editor : Aditya Novrian
#layanan hemat #gograb #Ojol #goride