Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Keluar Hotel Tanpa Bawa Identitas, Jemaah Haji Asal Indonesia Dikabarkan Hilang

Satya Eka Pangestu • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:18 WIB
KABAR ORANG HILANG: .(Sumber: Istimewa)
KABAR ORANG HILANG:Muhammad Firdaus Ahlan, seorang jamaah haji yang dikabarkan hilang karena lupa membawa identitas saat keluar hotel sejak 15 Mei 2026. (Sumber: Istimewa)

MAKKAH, RADAR MALANG – Seorang jemaah haji asal Indonesia dilaporkan hilang secara misterius setelah meninggalkan hotel tempatnya menginap di kawasan Misfalah, Makkah, Arab Saudi sejak Jumat, (15/5/2026). 

Baca Juga: Jemaah Haji dari Kota Malang Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air Mulai Awal Juni

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama otoritas setempat kini tengah melakukan pencarian intensif berskala besar di berbagai titik strategis guna melacak keberadaan jemaah lansia tersebut.

Baca Juga: Update: Menlu Konfirmasi 9 WNI yang Ditahan Israel Akhirnya Dibebaskan

Kronologi Hilangnya Seorang Jamaah Haji Asal Indonesia

Jemaah yang dilaporkan hilang teridentifikasi atas nama Muhammad Firdaus Ahlan (73), jemaah asal Jakarta yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 27 Embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG 27).

Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) hotel di Sektor 9 Misfalah, Firdaus terakhir kali terlihat berjalan keluar sendirian pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 09.44 waktu setempat.

Baca Juga: Penuh Prestasi, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Kiblat Pendidikan Vokasi di Malang Raya

Saat itu, situasi lobi hotel dalam kondisi lengang karena sebagian besar jemaah lain sudah berangkat atau sedang bersiap-siap menuju Masjidil Haram untuk menunaikan ibadah salat Jumat.

Teman sekamar sempat berupaya mencegah Firdaus untuk pergi sendirian, namun ia tetap berlalu. 

Pihak keluarga, yakni sang istri Nafsiah Nawan yang mendampinginya berhaji, menyebutkan bahwa sebelum pergi kondisi fisik Firdaus tampak sangat letih dan menunjukkan gejala kurang fokus atau disorientasi akibat penyakit demensia dan diabetes yang diidapnya.

Baca Juga: Berikan Kritik Tajam, Mahfud MD Soroti Logika Hukum Jaksa yang Terlalu Dipaksakan

Kendala dan Strategi Pencarian Korban

Upaya pelacakan di lapangan menghadapi tantangan berat karena Firdaus meninggalkan hotel tanpa membawa dokumen pengenal apa pun, termasuk kartu identitas jemaah maupun telepon genggam (HP) miliknya yang tertinggal di dalam kamar.

Satu-satunya tanda pengenal yang melekat pada tubuhnya hanyalah gelang logam haji resmi yang terpasang di pergelangan tangannya.

Baca Juga: Nama Djaka Budi Utama selaku Dirut Bea Cukai Terseret Kasus Korupsi, KPK Siapkan Strategi Penangkapannya

Berdasarkan keterangan resmi PPIH, ciri-ciri fisik terakhir Firdaus saat meninggalkan pemondokan adalah mengenakan kaos oblong berwarna putih, kain sarung bermotif kotak-kotak hitam, serta tidak membawa perbekalan lain.

Ketiadaan alat komunikasi dan identitas lengkap ini membuat proses identifikasi oleh pihak luar atau masyarakat umum di Makkah menjadi lebih terbatas.

Merespons laporan kehilangan yang masuk melalui kanal digital "Kawal Haji" pada 16 Mei 2026, Kementerian Agama RI bersama PPIH langsung meluncurkan operasi pencarian terpadu.

Baca Juga: Biaya Program MBG 2026 Resmi Dipotong Menjadi Rp268 Trilliun, Menkeu Purbaya: Kita Sedang Memperbaiki Manajemen MBG

PPIH membagi tim penyelamat menjadi beberapa sektor pergerakan. Tim 1 berfokus menyisir area hotel ke hotel di sekitar Misfalah serta kompleks Masjidil Haram, sementara Tim 2 melakukan penyisiran di rute-rute jalan utama dan kawasan perbukitan Makkah.

Selain mengerahkan personel tambahan dari unsur Perlindungan Jemaah (Linjam) yang didatangkan langsung dari Madinah, petugas juga melakukan pemeriksaan berkala ke seluruh fasilitas medis dan rumah sakit, baik di dalam kota Makkah maupun rumah sakit rujukan di luar kota seperti Jeddah.

Baca Juga: Cegah Praktik Kecurangan, Presiden Prabowo Wajibkan Ekspor Sawit hingga Batu Bara Lewat Satu Pintu Danantara

Pihak otoritas Indonesia pun telah berkoordinasi secara intensif dengan Kepolisian Arab Saudi untuk menerbitkan laporan pencarian resmi, sekaligus memberikan pendampingan psikologis penuh bagi istri korban yang saat ini masih berada di tanah suci.

Editor : Aditya Novrian
#muhammad firdaus ahlan #Petugas Penyelenggara Ibadah Haji #indonesia #hilang #jemaah haji