Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Luhut Buka Peluang Reformasi Total: Bea Cukai Akan Dialihkan Melalui Integrasi BUMN Ekspor PT DSI

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Selasa, 26 Mei 2026 | 00:00 WIB
Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui dalam acara ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (25/2). (Sumber: Istimewa).
Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui dalam acara ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (25/2). (Sumber: Istimewa).

JAKARTA, RADAR MALANG – Luhut Binsar Pandjaitan selaku Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memberi sinyal kuat terkait masa depan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal tersebut disampaikan oleh Luhut usai memberi sambutan dalam acara ASEAN Regional Economic Outlook and Fiscal Policy di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (25/2).

Ia mengatakan, pungutan ekspor yang sebelumnya dilakukan oleh pihak DJBC akan dialihkan melalui BUMN ekspor PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) melalui sistem yang terintegrasi.

Ia menambahkan, sebagian fungsi Bea Cukai akan digantikan dengan sistem digital berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Jadi, pihak DJBC akan melakukan pengawasan menggunakan ekosistem digital berbasis AI.

Baca Juga: Kabel Sutet Putus Menjadi Penyebab Listrik Padam Massal di Pulau Sumatera

"Bea Cukai? Ya kita lihat saja nanti Pak (Wakil Menteri Keuangan) Sua punya mainan. Kalau memang nanti nggak perlu, ya ngapain pakai Bea Cukai, atau tugasnya dia Bea Cukai ada tapi semua AI. Semua berbasis AI," kata Luhut.

Ia menjelaskan bahwa bukan berarti fungsi Bea Cukai akan dihilangkan sepenuhnya, melainkan tugas-tugas tertentu akan lebih efektif jika ditopang oleh sistem berbasis teknologi.

Terkait posisi Bea Cukai ke depan, Luhut menilai lembaga tersebut perlu adanya perbaikan total agar sistem kerjanya dapat berjalan selaras dengan keberadaan BUMN khusus ekspor.

Baca Juga: Simple! Cara Cek Penerima Bansos Online Lewat Hp

"Ya nanti saya pikir Bea Cukai ya perlu ada reformasi, ya kenapa tidak? Kalau memang nanti dengan badan (ekspor) ini. Tapi saya sekali lagi percaya dengan sistem. Jadi sistem dengan digitalisasi ini berbasis AI, saya ya sangat pro pada itu karena itu nggak bisa dibohongi," paparnya.

Luhut turut memaparkan bahwa pembenahan sistem birokrasi ini sengaja dirancang guna meinimalisir interaksi tatap muka secara langsung antara petugas dan pengguna layanan. Menurutnya, sistem yang seperti itu masih belum sepenuhnya transparan.

"Intinya kita mengurangi pertemuan orang ke orang. Sebab kalau pertemuan orang ke orang, pakai akta integritas tidak ada yang benar satu pun. Pasti ada bermasalah. Jadi dengan ekosistem yang kita bangun, saya kira kita akan banyak mengurangi itu, dan meningkatkan penerimaan negara," pungkasnya.

Editor : Aditya Novrian
#pt dsi #bea cukai #Luhut Binsar Pandjaitan