Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siap Jadi Justice Collaborator, Eks Wakil Kepala BGN Bakal Beberkan “Nama-Nama Besar” di Kasus Korupsi MBG

Fitri Cahya Dwi Anggriani • Sabtu, 6 Juni 2026 | 02:00 WIB
Sony Sonjaya mantan Wakil Kepala BGN menjadi salah satu tersangka koripsi tata kelola MBG. (Sumber: Istimewa).
Sony Sonjaya mantan Wakil Kepala BGN menjadi salah satu tersangka koripsi tata kelola MBG. (Sumber: Istimewa).

JAKARTA, RADAR MALANG – Sony Sonjaya eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bakal beberkan “nama-nama besar” di balik kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama tahun 2025—2026 di BGN.

Sony diketahui mengajukan diri menjadi Justice Collaborator (JC) atau saksi yang akan bekerja sama dalam perkara tersebut. Pengajuan diri tersebut telah disampaikan Sony kepada penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) saat pemeriksaan, pada Kamis (4/6).

"Pak Sony menyatakan siap menjadi justice collaborator. Tekad ini sudah dituangkan dalam BAP di Kejaksaan," kata Krisna Murti selaku pengacara Sony, Kamis (4/6).

Baca Juga: Kejagung Beberkan Sejumlah Temuan Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dkk

Sony menegaskan bahwa dirinya bukanlah pihak yang menjadi dalang pengaturan maupun praktik jual beli titik-titik dapur SPPG sebagaimana yang dituduhkan kepadanya selama ini.

"Selama ini dia dipojokkan bahwa dia adalah yang menjual titik-titik dapur, dia yang mempermainkan dapur-dapur itu. Padahal, menurut Pak Sony, beliau dalam tekanan, ada atensi. Diatensi oleh nama-nama besar yang akan beliau sampaikan nanti sendiri," kata Krisna, Jumat (5/6).

Krisna mengatakan, pernyataan tersebut menjadi salah satu alasan Sony mengajukan diri sebagai menjadi justice collaborator.

Baca Juga: Jejak Kontroversi Dadan Hindayana sebelum Dicopot Prabowo dari Jabatan Kepala BGN

Krisna menilai bahwa terdapat pihak lain yang memiliki kuasa lebih tinggi dan berpengaruh besar dalam perkara yang kini menyeret tiga mantan petinggi BGN tersebut.

"Menurut klien saya yang jelas melibatkan tokoh-tokoh dari kalangan eksekutif dan legislatif. Klien saya siap buka semuanya," ucap Krisna.

Krisna memilih tidak menjelaskan secara detail saat ditanya apakah apakah pihak yang dimaksud berasal dari lingkungan politik atau merupakan tokoh publik tertentu. Namun, ia sempat menyebut jumlahnya lebih dari satu.

Kini, tim kuasa hukum Sony tengah memproses dan berencana mengajukan surat resmi kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), pada Senin (8/6) untuk memohon status justice collaborator bagi Sony.

Editor : Aditya Novrian
#sony sonjaya #wakil kepala bgn #BGN #Justice Collaborator