Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Naik Perahu Antarpulau, Mantri Perempuan BRI Jaga Akses Perbankan hingga Wilayah Terpencil

Aditya Novrian • Selasa, 30 Juni 2026 | 16:17 WIB
Naik Perahu Antarpulau, Mantri Perempuan BRI Jaga Akses Perbankan hingga Wilayah Terpencil
Naik Perahu Antarpulau, Mantri Perempuan BRI Jaga Akses Perbankan hingga Wilayah Terpencil

BANGGAI KEPULAUAN, RADAR MALANG – Menjangkau layanan perbankan di wilayah kepulauan bukan perkara mudah. Ombak laut, cuaca yang berubah cepat, hingga keterbatasan transportasi menjadi tantangan yang harus dihadapi. Kondisi itu menjadi bagian dari keseharian Eka Fitriyani Wulandari, Mantri BRI Unit Salakan, yang rutin menyeberang dari satu pulau ke pulau lain untuk melayani masyarakat.

Perempuan berusia 34 tahun tersebut secara berkala mengunjungi Pulau Bungin, Pulau Bakalan, dan Pulau Bulungkobit di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Perjalanan dilakukan menggunakan kapal maupun perahu dengan fasilitas sederhana demi memastikan masyarakat tetap memperoleh akses terhadap layanan keuangan.

Melayani Nasabah Hingga Tiga Pulau

Sebagai mantri, Eka tidak hanya menawarkan layanan pembiayaan. Dia juga menyambangi nasabah, mendampingi Agen BRILink, hingga memberikan edukasi kepada kelompok usaha dan masyarakat.

Mayoritas warga di wilayah tersebut menggantungkan hidup dari sektor produktif seperti perikanan, perkebunan kelapa, hingga usaha sembako. Karena itu, keberadaan layanan perbankan dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi mereka.

"Saya memilih menjadi mantri karena peran ini sangat dekat dengan masyarakat. Saya bisa bertemu langsung, berbaur, dan memahami kebutuhan nasabah di lapangan," ujarnya.

Ombak dan Cuaca Jadi Tantangan Sehari-hari

Setiap kunjungan mengharuskan Eka menempuh perjalanan laut yang tidak selalu bersahabat. Cuaca dan kondisi ombak kerap berubah sewaktu-waktu sehingga setiap perjalanan membutuhkan kesiapan fisik maupun mental.

"Saya harus naik kapal dan perahu dengan fasilitas seadanya. Meski begitu, melihat antusiasme masyarakat membuat seluruh perjalanan terasa sepadan," katanya.

Menurut Eka, tantangan tidak hanya datang dari perjalanan. Keterbatasan infrastruktur, termasuk akses listrik dan komunikasi, juga membuat pelayanan harus dilakukan seefektif mungkin saat berada di lokasi.

Di sisi lain, ia juga harus membagi waktu sebagai ibu dari anak yang masih berusia tiga tahun.

"Kita harus percaya diri karena pada akhirnya diri kita sendiri yang akan membantu melewati setiap tantangan. Teruslah berkembang dan bekerjalah dengan hati," tuturnya.

Komitmen Menjangkau Wilayah 3T

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menilai dedikasi yang ditunjukkan Eka mencerminkan komitmen BRI dalam memperluas akses layanan keuangan hingga wilayah 3T, yakni terdepan, terluar, dan terpencil.

Menurutnya, kehadiran mantri di daerah kepulauan menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Melalui pendampingan secara langsung, masyarakat diharapkan tidak hanya memperoleh layanan perbankan, tetapi juga mendapatkan edukasi untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga.

Editor : Aditya Novrian
#Banggai Kepulauan #Wilayah kepulauan #Mantri BRI #BRI #layanan perbankan