MALANG, RADAR MALANG – Festival Film Indonesia (FFI) 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan dalam sistem penjurian. Selain memangkas tahapan seleksi, panitia juga merevisi kategori penghargaan lagu tema agar lebih tepat sasaran dalam mengapresiasi karya orisinal untuk film.
Salah satu perubahan terbesar terdapat pada proses penjurian kategori Film Cerita Panjang. Ketua Bidang Penjurian FFI 2026, Budi Irawanto, menjelaskan bahwa sistem penilaian kini disederhanakan menjadi tiga tahap, dari sebelumnya empat tahap.
Tahap pertama berfungsi sebagai proses seleksi awal untuk menentukan daftar panjang dan daftar pendek film yang memenuhi syarat. Selanjutnya, tahap nominasi dilakukan melalui pemungutan suara oleh Akademi Citra dan asosiasi profesi di ruang penayangan khusus untuk menentukan nominasi Piala Citra. Tahap terakhir menjadi penentuan pemenang dari setiap kategori yang dinilai paling unggul.
Selain sistem penjurian, FFI 2026 juga mengubah nama salah satu kategori penghargaan. Kategori Pencipta Lagu Tema Terbaik kini resmi berganti menjadi Pencipta Lagu Tema Asli Terbaik.
Baca Juga: Mengenal Festival Film yang Membentuk Perjalanan Sinema Indonesia
Perubahan tersebut dilakukan agar penghargaan benar benar diberikan kepada pencipta lagu yang membuat karya orisinal khusus untuk sebuah film, bukan lagu yang sebelumnya sudah ada lalu digunakan sebagai lagu tema.
Ketua Umum Komite FFI, Ario Bayu, mengatakan pembaruan ini merupakan respons terhadap perkembangan industri perfilman Indonesia yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Menurutnya, dalam setahun terakhir semakin banyak film dengan ragam genre dan pendekatan cerita yang hadir di bioskop.
Ia juga menyoroti meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap film nasional. Tahun lalu, dua film Indonesia bahkan berhasil menembus angka lebih dari 10 juta penonton, yang dinilai menjadi bukti meningkatnya kepercayaan publik terhadap karya sineas dalam negeri.
Pendaftaran karya untuk FFI 2026 dijadwalkan ditutup pada 31 Agustus 2026. Setelah itu, proses seleksi dan penjurian akan berlangsung hingga pengumuman nominasi yang direncanakan pada 12 Oktober 2026. Seluruh rangkaian akan ditutup melalui Malam Anugerah Piala Citra yang dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026.
Baca Juga: 6 Film Paling Ditunggu yang Bakal Ramaikan Bioskop Malang Juli 2026
Perubahan sistem ini hadir setelah penyelenggaraan FFI 2025 yang menetapkan Pangku karya Reza Rahadian sebagai Film Cerita Panjang Terbaik. Sementara itu, Pengepungan di Bukit Duri garapan Joko Anwar menjadi film dengan raihan Piala Citra terbanyak setelah membawa pulang lima penghargaan di berbagai kategori teknis.
Editor : Aditya Novrian