Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan ribuan personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek. Pengamanan tidak hanya difokuskan di kawasan Monas, tetapi juga diperluas hingga Bundaran HI dan Dukuh Atas untuk mengantisipasi pergerakan massa.
Aksi ini diinisiasi oleh Aliansi Majelis Perjuangan Rakyat yang terdiri atas sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), di antaranya BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ), BEM Universitas Trilogi, BEM Institut STIAMI, dan BEM Universitas Paramadina. Massa dijadwalkan mulai berkumpul di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan sekitar pukul 13.00 WIB.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut jumlah peserta aksi yang telah menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian diperkirakan berkisar 500 hingga 750 orang. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya aksi.
Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa demonstrasi tidak diperbolehkan berlangsung di kawasan Bundaran HI. Pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan tidak mengganggu keamanan.
Masyarakat yang akan beraktivitas di sekitar lokasi aksi diimbau mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas. Rekayasa arus kendaraan akan diberlakukan secara situasional sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Warga yang tidak memiliki kepentingan di kawasan Monas, Bundaran HI, dan Dukuh Atas disarankan menggunakan jalur alternatif.
Hingga siang hari, aparat keamanan masih bersiaga di sejumlah titik, sementara massa aksi terus berdatangan menuju lokasi demonstrasi.
Baca Juga: Indonesia Jadi Negara dengan Belanja Pendidikan Terendah di Kelompok Ekonomi Besar Dunia
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari berbagai sumber