MALANG, RADAR MALANG – PT. Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Nonsubsidi Pertamax per hari ini, 1 Agustus 2026. Penyesuaian harga BBM Non subsidi ini sebelumnya telah dilakukan sejak 28 Juli 2026 lalu. Bedanya, pada akhir Juli, Pertamina belum menurunkan harga pertamax.
Penurunan harga BBM Nonsubsidi ini disesuaikan dengan harga rata-rata minyak bumi dunia dan nilai kurs rupiah sesuai ketentuan. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora menyampaikan bahwa penyesuaian harga BBM Nonsubsidi ini diterapkan sesuai arahan dan regulasi pemerintah.
"Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat,” ujar Kitty Andhora dalam keterangan resminya. Dilansir dari Antara Jambi.
Langkah ini juga merupakan upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan stok BBM nasional bagi masyarakat. Adapun dalam penyesuaian harga BBM Nonsubdisi ini, Pertamina menurunkan harga Pertamax series.
Harga Pertamax Turbo yang pada 28 Juli sudah turun ke Rp19.300 per-liter diturunkan kembali menjadi Rp18.300 per-liter. Sedangkan harga Pertamina Green yang semulanya Rp17.000 per liter turun menjadi Rp16.600 perliter. Kemudian, harga Pertamax kini menjadi Rp15.950 dari yang sebelumnya Rp16.250 per-liter.
Di sisi lain, harga Pertamax Dex dan Dexlite masih tetap di harga yang sama. Pertamina Dex masih dijual dengan harha Rp21.150 per-liter dan Dexlite di harga Rp19.700 per-liter.
Berikut daftar harga terbaru Pertamax Series:
| Pertamax | Rp15.950 |
| Pertamax Green | Rp16.600 |
| Pertamax Turbo | Rp18.300 |
Kitty Andhora menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus berkomitmen untuk menyediakan energi berkualitas, menjaga pasokan energi, dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber