KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Lima Orang Tewas

Hanif Pratama • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:26 WIB
Video amatir dari penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Minggu (2/8). (Sumber: Istimewa)
Video amatir dari penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di Perairan Utara Sumenep, Minggu (2/8). (Sumber: Istimewa)

RADAR MALANG – Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya–Makassar terbakar di perairan utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Minggu (2/8/2026). Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan Basarnas, TNI AL, kapal niaga, kapal tunda, hingga nelayan setempat. Hingga Senin (3/8/2026), lima orang dilaporkan meninggal dunia.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat kapal berada sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi. Informasi awal diterima Kantor SAR Surabaya dari Syahbandar Tanjung Perak pada pukul 08.24 WIB dan kemudian dikonfirmasi oleh PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) selaku operator kapal.

Berdasarkan informasi sementara, api diduga berasal dari area dek kendaraan setelah terjadi korsleting listrik pada salah satu kendaraan logistik. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar akibat angin kencang dan banyaknya material mudah terbakar di dalam muatan kendaraan.

Kru kapal sempat berupaya memadamkan api menggunakan sistem pemadam di atas kapal. Namun, api terus meluas sehingga nakhoda akhirnya memerintahkan evakuasi darurat bagi seluruh penumpang dan awak kapal.

Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan penumpang saat asap hitam pekat menyelimuti kapal. Banyak penumpang terlihat mengenakan jaket pelampung dan berkumpul di sisi kapal menunggu pertolongan, sementara sebagian lainnya terpaksa melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, termasuk KN SAR 249 Permadi milik Basarnas, kapal tunda, kapal niaga, hingga kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian. Beberapa kapal yang turut membantu di antaranya Meratus Project 3, TB Hasnur 26, KM Prakarsa Mas, KM Meratus Pematang Siantar, dan KM Transco Arafura.

Berdasarkan manifes, KMP Mutiara Sentosa 2 mengangkut 271 orang yang terdiri atas 232 penumpang, 26 anak buah kapal (ABK), serta 13 kru tambahan. Hingga Minggu malam, sebanyak 236 orang berhasil dievakuasi ke sejumlah pelabuhan, termasuk Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan wilayah Sumenep.

Basarnas menyatakan proses pencarian dan pendataan korban masih terus dilakukan. Hingga Senin (3/8/2026), lima orang dipastikan meninggal dunia, sementara proses identifikasi korban serta investigasi penyebab kebakaran masih berlangsung.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Muhammad Masyhud, mengatakan fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat. Setelah proses penyelamatan selesai, investigasi akan dilakukan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Insiden ini kembali menjadi sorotan terhadap aspek keselamatan pelayaran nasional. Sejumlah pihak menilai evaluasi terhadap kelayakan armada, sistem keselamatan kebakaran di kapal, hingga pengawasan terhadap muatan kendaraan perlu diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
KMP Mutiara Sentosa 2 kapal terbakar basarnas