BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Posyandu Matahari Sleman

Aditya Novrian • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 07:56 WIB
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Posyandu Matahari Sleman
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Posyandu Matahari Sleman

SLEMAN, RADAR MALANG – Penguatan layanan kesehatan ibu dan anak menjadi perhatian dalam Program Desa Brilian 1000 Hari Pertama Kehidupan yang dijalankan BRI Peduli di Desa Hargobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman. Program tersebut diwujudkan melalui pembangunan Posyandu Matahari di Dusun Kaliurang Barat yang diresmikan Selasa (4/8).

Peresmian Posyandu Matahari dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI dr. Niken Wastu Palupi, Direktur Eksekutif Rabu Biru Foundations Toro Sudarmadi, Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, serta sejumlah pejabat terkait.

Posyandu Diperkuat sebagai Layanan Kesehatan Dasar

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat peran posyandu sebagai layanan kesehatan primer yang dekat dengan masyarakat. Sasaran utamanya mencakup ibu hamil, ibu menyusui, bayi, hingga balita.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, keberadaan Posyandu Matahari menjadi bagian dari implementasi Program Desa Brilian 1000 HPK sekaligus upaya mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

"Melalui inisiatif ini kami berharap Posyandu tidak hanya menjadi tempat pelayanan kesehatan rutin, tetapi juga menjadi pusat edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak dini," ungkapnya.

Penguatan layanan dilakukan melalui peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan inovasi dan teknologi, edukasi kesehatan dan gizi, serta pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok sasaran.

Program tersebut juga dilengkapi dengan pengembangan ketahanan pangan berbasis masyarakat melalui budidaya ikan sebagai salah satu sumber protein bergizi.

Dorong Pencegahan Stunting dari Tingkat Desa

Pendekatan tersebut diharapkan membuat layanan posyandu lebih berkualitas sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dhanny menilai penguatan kesehatan masyarakat di tingkat desa memiliki kaitan dengan kualitas pembangunan secara lebih luas.

"Kami percaya bahwa ketika masyarakat tumbuh sehat dan sejahtera, maka desa akan semakin maju, ekonomi akan semakin kuat, dan masa depan bangsa akan semakin cerah. Melalui BRI Peduli, kami akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia," tegasnya.

Kepala Desa Hargobinangun Amin Sarjito menyambut baik kehadiran program tersebut. Menurutnya, peningkatan fasilitas dan layanan posyandu dapat mendorong masyarakat lebih aktif memanfaatkan layanan kesehatan bagi ibu dan anak.

"Program ini membuat layanan Posyandu menjadi lebih baik dan nyaman. Kami berharap masyarakat semakin aktif memanfaatkan Posyandu demi kesehatan ibu dan anak," ujar Amin.

Selain mendukung fasilitas posyandu, program tersebut juga diharapkan membantu meningkatkan pemahaman orang tua mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak dini.

Desa Hargobinangun sendiri berada di lereng Gunung Merapi dengan potensi sektor pariwisata, pertanian, dan pemberdayaan masyarakat. Pengembangan potensi tersebut berjalan beriringan dengan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa serta layanan dasar bagi masyarakat.

Sebelumnya, Desa Hargobinangun masuk dalam 40 besar Desa Brilian 2023. Program tersebut mendorong pengembangan kapasitas tata kelola, inovasi, dan pembangunan desa yang berkelanjutan.

Editor : Aditya Novrian
Posyandu Matahari Desa Hargobinangun Desa Brilian 1000 HPK BRI peduli kesehatan ibu dan anak