1.338 Warga Masih Mengungsi di Kabupaten Sikka NTT, Kebutuhan Pengungsi Belum Sepenuhnya Terpenuhi

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:15 WIB
Kondisi terkini area pengungsian Kabupaten Sikka. Sumber: Dokumentasi Youtube/@TV One.
Kondisi terkini area pengungsian Kabupaten Sikka. Sumber: Dokumentasi Youtube/@TV One.

MALANG, RADAR MALANG – Gempa berskala 7,7 magnitudo yang terjadi di Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) lalu masih berpotensi mengalami gempa susulan di  3-4 pekan kedepan. BMKG mencatat, hingga saat ini terdapat 2.119 gempa susulan yang telah terjadi terjadi usai gempa pertama di hari Sabtu (15/7). 

Akibat tingginya potensi gempa susulan, ratusan warga yang terdampak gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, sebagian masyarakat masih lebih memilih untuk bertahan di area pengungsian. Masyarakat khawatir akan terjadinya gempa susulan yang sewaktu-waktu bisa terjadi. 

Baca Juga: Gempa M7,7 Guncang NTT, Ribuan Warga Rayakan Kemerdekaan dari Tenda Pengungsian

Saat ini jumlah warga yang mengungsi di Kabupaten Sikka telah mengalami penurunan. Meski begitu, masih terdapat 1.338 penduduk yang mengungsi di area pengungsian hingga hari ini. Warga tersebut merupakan para pengungsi yang masih bertahan di area pengungsian sejak 4 hari dari terjadinya gempa bumi. 

Pemerintah telah mendistribusikan sejumlah barang pokok seperti beras, air mineral, telur, dan juga mie. Namun, pendistribusian bahan pokok di area pengungsian Sikka belum serutin pendistribusian pada tempat pengungsian utama. 

Baca Juga: HUT Ke-81 RI di Malang Dikemas Sederhana, Wali Kota Wahyu Hidayat Ajak Warga Peduli Korban Gempa NTT

Adapun, warga pengungsi di Kabupaten Sikka masih bertahan di pengungsian dengan kondisi seadanya. Para warga beristirahat di tenda yang didirikan secara swadaya melalui terpal dan karung-karung bekas. Masyarakat bahkan masih saling bahu membahu untuk memenuhi kebutuhan pangan dan minum. 

”Dari pemerintah ada bantuan, seperti beras, aqua, mie, dan telur. Tapi memang tidak datang setiap hari seperti di tempat pengungsian utama,” ungkap Marno, salah seorang pengungsi yang menetap di area pengungsian sejak hari pertama gempa. Dilansir dari Youtube TV One. 

Korban gempa yang mengungsi di Kabupaten Sikka menyampaikan bahwa kebutuhan utama mereka adalah pangan dan obat-obatan. Para pengungsi berharap, pemerintah dapat memberikan fasilitas tempat tinggal yang layak untuk para pengungsi mandiri. Mereka berharap pemerintah dapat menyediakan tenda yang layak bagi para pengungsi.

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Pengungsi Gempa NTT Pengungsian Kabupaten Sikka NTT Pengungsi masih kekurangan pangan\ Tenda pengungsian Kabupaten Sikka gempa ntt