JAKARTA, RADAR MALANG – Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-81 berlangsung khidmat di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Presiden Prabowo Subianto bertindak sebagai inspektur upacara, mengusung tema besar "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Prosesi pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tim "Indonesia Berdaulat", yang beranggotakan 76 pelajar perwakilan 38 provinsi se-Indonesia. Seusai pengibaran bendera berjalan lancar, tepuk tangan riuh menggema dari para tamu undangan yang hadir di kawasan Istana.
Upacara turut diwarnai kemeriahan busana adat Nusantara yang dikenakan para tamu undangan. Sesuai surat edaran resmi dari Sekretariat Negara, peserta upacara diimbau mengenakan busana adat, pria dengan pilihan beskap, teluk belanga, atau Pakaian Sipil Lengkap (PSL) bersentuhan kain Nusantara, sementara perempuan mengenakan pakaian adat bernuansa warna merah atau putih.
Puncak kemeriahan hadir lewat rangkaian atraksi udara spektakuler pasca-upacara. Sebanyak 81 unit pesawat dan helikopter TNI Angkatan Udara (AU) dan Polri dikerahkan melakukan flypast di langit sekitar Istana Merdeka, dalam pertunjukan bertajuk "Nusantara Flight". Atraksi diawali delapan helikopter gabungan TNI-Polri yang membentangkan bendera Merah Putih raksasa beserta logo peringatan 81 tahun kemerdekaan.
Momen istimewa lain turut hadir lewat penampilan perdana empat unit jet tempur Dassault Rafale dengan callsign "Macan Flight", mengawal dua unit pesawat angkut Airbus A400M Atlas bercallsign "Atlas Flight", dua alutsista terbaru yang dimiliki TNI AU. Rangkaian atraksi udara ditutup formasi pesawat tempur yang membentuk angka "81" di langit Jakarta dengan callsign "Garuda Flight".
Selain kemeriahan di dalam Istana, perayaan turut dirasakan masyarakat luas melalui sejumlah layar lebar yang dipasang di berbagai titik sekitar kawasan Monas hingga area luar Istana. Kawasan Monas sendiri menjadi pusat perayaan rakyat lewat gelaran Pesta Rakyat yang melibatkan sekitar 1.200 pelaku UMKM, dilengkapi penampilan orkestra dan marching band Gita Bahana Nusantara serta pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dikutip dari berbagai sumber