MALANG, RADAR MALANG - Wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, kembali diguncang gempa bumi pada Kamis pagi (20/8), pukul 05.45 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa ini berkekuatan magnitudo 5,6 dengan kedalaman 10 km, berpusat 37 km timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.
Gempa terbaru ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pasca-gempa utama M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 lalu. BMKG memastikan gempa pagi ini tidak berpotensi tsunami.
Baca Juga: Update Gempa M7,7 NTT: Korban Tewas Capai 68 Orang, Ribuan Rumah Rusak dan Warga Mengungsi
Hingga pukul 06.00 WIB hari ini, total sudah tercatat 3.422 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2. Angka ini melonjak signifikan dari data sehari sebelumnya yang baru mencatat 2.768 kali gempa susulan per Rabu (19/8) pagi.
Gempa susulan diperkirakan masih akan berlangsung 3-4 minggu ke depan
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, memperkirakan rangkaian gempa susulan ini masih akan berlangsung dalam 3-4 minggu ke depan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan yang masih mungkin terjadi.
Lima hari pasca-gempa utama, proses pemulihan di wilayah terdampak masih terus berjalan. Pemerintah tercatat telah mengirimkan ratusan ton bantuan logistik ke NTT, mulai dari bahan pangan pokok, air berish, perlengkapan bayi dan balita, obat-obatan, hingga perlengkapan sanitasi bagi warga yang mengungsi. Sejumlah kerusakan aktivitas fasilitas publik juga masih dalam tahap perbaikan, termasuk jaringan listrik dan infrastruktur pelabuhan yang sempat terdampak.
Baca Juga: Korban Gempa NTT: Butuh Air Bersih hingga Selimut
BMKG turut mengingatkan masyarakat untuk hanya mempercayai informasi resmi yang bersumber dari kanal terverifikasi, seperti akun Instagram/X @infoBMKG, situs bmkg.go.id, atau aplikasi InfoBMKG dan Wrs-BMKG, guna menghindari kepanikan akibat isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dari berbagai sumber