Kepala SPPG Tanggulangin Sidoarjo Dipecat Usai 644 Santri Keracunan

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 14:06 WIB
Kepala SPPG Talang Angin Sidoarjo. Sumber: Facebook.
Kepala SPPG Talang Angin Sidoarjo. Sumber: Facebook.

MALANG, RADAR MALANG – Ratusan santri di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo alami keracunan usai mengonsumsi MBG pada Selasa (1/9/2026). Kini korban keracunan tersebut menembus 664 santri per hari ini (3/9/2026). 

Adapun kasus keracunan MBG ini mengalami peningkatan tajam dari keracunan MBG pada daerah lain sebelumnya. Sebelumnya kasus keracunan MBG juga terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara dengan jumlah korban sebanyak 361 siswa pada (13/8/2026). 

Tingginya korban keracunan MBG di Sidoarjo ini bahkan membuat ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Notopuro, Sidoarjo penuh dan perlu menambah muatan ranjang. 

Meski sudah menambah ranjang, beberapa santri masih harus berbaring di atas tandu akibat jumlah korban keracunan yang lebih banyak dari muatan ranjang yang tersedia. 

Baca Juga: Imbas Kasus Keracunan MBG, SPPG Bakal Dimonitoring Dua Kali dalam Sebulan

Akibat tragedi ini Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Ketut Sumedana memberikan instruksi pemecatan terhadap Kepala SPPG Talang Angin, Tanggulangin, Sidoarjo. Ketut meminta posisi Kepala SPPG tersebut digantikan dengan orang lain. 

”Kami mengusulkan kepada kepala SPPG tersebut untuk dilakukan suatu pencopotan sekaligus melakukan pergantian," ujar Ketut pada konferensi Pers MBG Rabu (2/9/2026). Dilansir dari CNN News.

Sebagai langkah tegas, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN tak hanya memecat Kepala SPPG Talang Angin, namun juga membekukan aktivitas pada SPPG tersebut selama 30  hari.

Baca Juga: Waspada lah...! 25 Dapur MBG di Kabupaten Malang Beroperasi tanpa SLHS

”kami juga melakukan suspend dengan kategori berat selama 30 hari terhadap SPPG Sidoarjo, Talang Angin," ungkap Ketut.

Hingga saat ini pemerintah fokus memberikan penanganan dan pengobatan bagi para santri yang masih dirawat di rumah sakit.




 

 

 

 

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Keracunan MBG SPPG Sidoarjo Keracunan MBG Sidoarjo 644 Santri Keracunan Sidoarjo