MALANG, RADAR MALANG – Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi dan menyebarkan abu vulkanik ke berbagai wilayah hingga berdampak pada penutupan sejumlah bandara. Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyebarkan abu vulkanik meluas hingga ke daerah Banten, Jakarta, Bogor, hingga Lampung.
Penyebaran abu vulkanik berdampak pada penutupan Bandara Soekarno-Hatta serta Bandara Radin Inten II Lampung sementara waktu. Jadwal penutupan operasional bandara kembali diperpanjang hingga siang ini, Minggu (6/9).
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Hingga Pancarkan Lava, Badan Geologi Pastikan Erupsi Tak Picu Tsunami
Otoritas bandara melakukan paper test berkala setiap 30 menit. Jika hasil pemantauan ruang udara masih menunjukkan positif abu vulkanik, masa berlaku NOTAM penutupan kemungkinan akan diperpanjang lagi.
Berdasarkan data BMKG dan PVMBG, sebaran abu vulkanik dilaporkan meluas akibat hembusan angin. Di Banten dan Lampung wilayah terdekat Selat Sunda menerima hujan abu paling pekat, pada daerah DKI Jakarta dan Bogor partikel debu halus mulai menyelimuti kendaraan yang berada di area terbuka.
Baca Juga: Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai ke Banten, Bandara Soekarno-Hatta Batalkan 209 Penerbangan
Bandung Raya (Jawa Barat) selain sebaran abu, warga di kawasan Bandung dilaporkan sempat mendengar suara dentuman dari aktivitas vulkanik sejak dini hari tadi.
Warga di wilayah terdampak diimbau memakai masker dan mewaspadai jalan licin akibat dari partikel abu vulkanik. Bagi calon penumpang yang terdampak, proses pengembalian dan atau penjadwalan ulang dapat diurus melalui kanal resmi maskapai masing-masing .
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari beberapa sumber