Karhutla Indonesia dalam Fase Kritis, Ratusan Hotspot Terdeteksi di Sumatra dan Kalimantan

Difa Aurelia Rahmayanti • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 13:30 WIB
Kepulan asap tebal membubung dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas hingga puluhan ribu hektare di wilayah Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Pontianak Post)
Kepulan asap tebal membubung dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas hingga puluhan ribu hektare di wilayah Kalimantan Barat. (Foto: Dok. Pontianak Post)

 

MALANG, RADAR MALANG – Situasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia saat ini berada dalam fase kritis, dipicu oleh fenomena El Nino yang diproyeksikan berlangsung hingga Oktober 2026. Kementerian Kehutanan bersama BNPB, BMKG, dan TNI tengah melakukan operasi besar-besaran untuk mengendalikan reatusan titik panas (hotspot) yang terbesar di wilayah Sumatra dan Kalimantan.

  1. Sebaran Titik Panas Nasional

Berdasarkan data setelit SiPongi Kemenhut per Kamis malam (10/9), tercatat ada 569 hotspot berkategori high confidence  di seluruh Indonesia. Enam provinsi prioritas yang paling diwaspadai meliputi:

Baca Juga: Jepang Turun Tangan Padamkan Karhutla, 3 Helikopter Dikirimkan ke Indonesia

2. Kualitas Udara dan Dampak Sosial

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa karhutla tidak hanya menjadi ancaman bagi lingkungan, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan aktivitas pendidikan. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker saat diperlukan, serta mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pemerintah. Upaya pengendalian karhutla juga perlu terus diperkuat untuk mencegah meluasnya kebakaran dan melindungi habitat satwa liar yang terancam.

Baca Juga: Karhutla di Jalur Semeru, Pendakian Ditutup hingga Batas Waktu Belum Ditentukan

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber
karhutla kebakaran kalimantan