MALANG, RADAR MALANG - Belakangan ini publik diramaikan dengan rencana Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo untuk menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri.
Kabar ini muncul dari mantan kader PDIP Achmad Hidayat yang sempat menemui Jokowi pada bulan Juli lalu. Hidayat melakukan silaturahmi di kediaman Jokowi di Solo dan berbincang terkait hubungan kenegaraan antara Jokowi dan Megawati.
Hidayat menyampaikan bahwa Jokowi menilai hubungannya dengan Megawati baik-baik saja dan masih memungkinkan untuk saling bertemu lagi.
Baca Juga: Update Kasus Ijazah Jokowi: Polda Metro Jaya Limpahkan Berkas Ke Kejaksaan dan Siapkan Kejutan
”Saya ndak ada masalah dengan Ibu Mega, dan suatu saat nanti mesti akan ketemu'," ujar Hidayat menirukan Jokowi. Dilansir dari Kompas.com.
Menanggapi kabar tersebut, Ketua DPD PDIP, Said Abdullah menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan Hidayat merupakan kabar yang tidak benar. Said menegaskan bahwa PDIP tidak sedang menyusun agenda pertemuan dengan Jokowi.
Tak hanya itu, Said tegas menyampaikan bahwa PDIP dan Jokowi tidak lagi berada di jalan politik yang sama.
"Kita sudah bersimpang jalan secara politik, berbeda sudah. PDIP tetap teguh pada pendiriannya," ungkap Said, Senin (14/9). Dilansir dari CNN News.
Baca Juga: Puan Apresiasi Pujian Prabowo, Sebut Kritik PDIP Bersifat Membangun
Ketua DPD PDIP tersebut turut menegaskan bahwa PDIP tak lagi memikirkan tentang Presiden ke 7 RI tersebut. Ia menyampaikan bahwa PDIP justru fokus membawa partai ke arah yang lebih baik kedepannya.
"Kita tidak pernah lagi berpikir Pak Jokowi, kita tidak pernah lagi berpikir tentang siapa pun. Bagaimana kita mengawal partai ini ke depan, itu perintah Ibu Ketua Umum. Yang kartunya mati jangan dihidupkan lagi," pungkas Said.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber