8 Misi Prabowo Buat Bangsa Maju, Sudah Sejauh Mana Dirasakan Warga Malang?

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 07:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan komitmen pemerintah dalam menghadirkan program ambulans udara dan dokter terbang untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil. (Foto: Tangkapan Layar via CNBC Indonesia)
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Tangkapan Layar via CNBC Indonesia)

MALANG. RADAR MALANG – Presiden Prabowo Subianto punya delapan misi besar yang disebut Asta Cita. Misi ini menjadi dasar penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional atau RPJMN 2025-2029 lewat Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025. Tujuan akhirnya satu: membawa Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045.

Berikut Delapan Misi Asta Cita.

  1. Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.
  2. Memantapkan pertahanan keamanan dan mendorong kemandirian bangsa lewat swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, digital, hijau, dan biru.
  3. Mengembangkan infrastruktur dan lapangan kerja berkualitas, termasuk kewirausahaan dan industri kreatif.
  4. Memperkuat pembangunan SDM lewat sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan gender.
  5. Melanjutkan hilirisasi industri berbasis sumber daya alam untuk nilai tambah dalam negeri.
  6. Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
  7. Memperkuat reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pemberantasan korupsi.
  8. Melanjutkan pembangunan berkelanjutan untuk ketahanan sosial budaya dan ekologi.

Baca Juga: Prabowo Reshuffle Kabinet, Suahasil Nazara Gantikan Purbaya sebagai Menkeu

Sebagian misi ini sudah mulai terasa di Malang Raya. Contoh paling nyata ada di misi kedua mengenai swasembada pangan. Bulog Cabang Malang baru saja menyalurkan 18.825 ton beras bantuan untuk 627.529 warga yang tersebar di wilayah Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) ditambah wilayah Pasuruan Raya (Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan).

Misi keenam soal pemerataan ekonomi dari desa juga sedang berjalan lewat Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Di Kota Malang, program ini menyasar 57 kelurahan sekaligus untuk menggerakkan ekonomi warga setempat.

Sayangnya, pelaksanaan program di lapangan belum sepenuhnya merata. Sejumlah gerai koperasi di Kabupaten Malang masih berada dalam tahap verifikasi dan pembangunan fisik.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pusat memerlukan waktu untuk benar-benar menjangkau tingkat akar rumput. Pengawalan dari masyarakat dan pemerintah daerah tetap diperlukan agar capaian program tidak berhenti sebatas target di atas kertas.

Baca Juga: Prabowo Kembali ke Indonesia Usai Hadiri KTT BRICS di India

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
RPJMN 2025-2029 Koperasi Merah Putih Asta Cita swasembada pangan Indonesia Emas 2045