Dua Pulau dan Daratan Baru Seluas 32 Hektare Muncul di Sekitar Gunung Anak Krakatau, Begini Analisis Badan Geologi!

Hawwa Aulia Nur • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 13:17 WIB
Dokumentasi daratan baru yang muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau. Sumber: Instagram.
Dokumentasi daratan baru yang muncul di sekitar Gunung Anak Krakatau. Sumber: Instagram.

MALANG, RADAR MALANG – Dua pulau dan daratan baru seluas 32,8 hektare muncul di sekitar Gunung Anak Kratau setelah terjadinya erupsi sejak beberapa waktu lalu. Berdasarkan informasi dari Badan Geologi daratan baru tersebut muncul di sektor barat laut barat hingga barat daya. 

Selain munculnya daratan baru di sekitar Gunung Anak Krakatau, Citra Satelit Entinel juga mendeteksi adanya kemunculan gumuk pulau kecil di sisi barat laut dan tenggara dari Gunung Anak Krakatau. 

Kepala PVMBG Badan Geologi Kementerian ESDM, SS Rita Susilawati menyampaikan bahwa terdapat 2 pulau yang ditemukan di sisi barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau tersebut. 

Baca Juga: Status Gunung Anak Krakatau Turun ke Level II, Jarak Aman Jadi 2 Km

Menurut Rita, kemunculan daratan baru berbentuk kedua pulau tersebut dapat disebabkan oleh erupsi yang terus terjadi selama 24 jam.

”Kemunculannya ’kedua pulau’ tersebut diduga berkaitan dengan erupsi menerus selama sekitar 24 jam,”

Badan Geologi menganalisis bahwa daratan seluas 32,8 hektare tersebut muncul akibat endapan material piroklasik dan aliran lava yang dihasilkan oleh erupsi yang terjadi sejak 4-6 September 2026. 

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Hingga Pancarkan Lava, Badan Geologi Pastikan Erupsi Tak Picu Tsunami

Sedangkan kedua pulau baru yang ditemukan diduga timbul akibat keluarnya magma encer  yang menyentuh permukaan melalui jalur bukaan dari barat laut ke tenggara. Akibatnya material erupsi tersebut membentuk daratan yang tampak seperti pulau. 

Meski begitu, Ketua PVMBG menyampaikan bahwa analisis Badan Geologi terebut masih bersifat prediksi atau dugaan. Oleh karena itu, Badan Geologi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tidak mendekati wilayah Gunung Anak Krakatau dalam radius 2 Km. 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber
Gunung Anak Krakatau Badan Geologi Daratan Baru Cucu Krakatau PVMBG